Iklan Responsive

Potensi Bisnis Online Di Era Digital

Potensi Bisnis Online Di Era Digital. Pada era yang serba digital sepeti sekarang ini perkembangan proses bisnis tidak bisa dilepaskan dari kemajuan teknologi serta perkembangan kebudayaan insan. Di era ini, sebuah platform teknologi kabar yang berkembang pesat dan sudah berhasil merubah tata cara kehidupan manusia yaitu internet (interconnected network).

Yah, internet saat ini telah banyak merubah kehidupan di dunia ini, baik itu berdasarkan segi buat mendapatkan keterangan juga dari segi peluang yg mampu dimanfaatkan buat melakukan usaha secara online. Dalam era digital yg semakin hari semakain pesat saja perkembangannya, Potensi Bisnis Online  sepertinya menjadi sebuah kenyataan yg semakin menjanjikan untuk dijalankan.

Potensi-Bisnis-Online-Di-Era-Digital

Potensi Bisnis Online Bagi Pengguna Internet
Dikutip berdasarkan Internet World Stats, waktu ini jumlah pengguna internet global ini telah mencapai dua,4 miliar kepala atau 34% menurut semua populasi dunia, hal ini akan terus bertumbuh menggunakan rata-homogen kecepatan 14 juta orang setiap bulannya. Dengan semakin banyaknya jumlah pengguna internet, tentu akan semakin menciptakan proses bisnis yg berbasis online akan lebih relevan buat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, terutama didalam mengedukasi dan meraup pasar. Proses bisnis berbasis online sebagai peluang dan tantangan baru bagi wirausahawan serta korporasi, bahkan bisa sebagai sumber keunggulan kompetitif bagi mereka.

Fenomena yang berkembang ketika ini merupakan pemasaran berbasis online, atau yg lebih keren seringkali disebut digital marketing, yg sudah poly dipakai sang para pelaku bisnis dan usaha didalam memanfaatkan kesempatan dan peluang yg terdapat menurut kondisi dinamis model usaha modern. Seperti apa yang disampaikan sang seseorang dosen berdasarkan Susu Kental Manis IM Telkom Dr. Dewi K. Soedarsono, sebagai penggunaan internet serta teknologi digital terkait buat mencapai tujuan pemasaran.
Digital marketing telah sebagai tren pada proses bisnis pemasaran karena keunggulannya berupa cakupan yang luas (mencakup semua dunia), akses yang mudah, serta biaya yg nisbi murah bahkan nir berbayar. Pemasaran berbasis online ini dibutuhkan bisa membantu pelaku bisnis pada melakukan ekspansi pasar, mempermudah proses transaksi, dan menginformasikan profil dan syarat perusahaan. Dengan semakin bertambahnya jumlah kompetitor pada internet maka semakin ketat jua kompetisi di dalamnya.

Resiko Bisnis Online
Ada peluang tentu juga ada resiko, terlepas menurut keunggulan-keunggulannya, pada aktivitas digital marketing jua akan ada risiko yang harus diwaspadai oleh pelaku usaha. Apapun platform dan perannya, risiko paling utama yang acapkali terjadi pada global digital marketing merupakan cyber-security risk. Cyber-security risk merupakan risiko yang diakibatkan oleh inefektivitas dari pengamanan digital, yang memungkinkan sistem digital serta berita pada dalamnya untuk dibajak sang peretas dan nir dapat berproses sesuai dengan asa pemilik sistem.

Resiko yg paling umum terjadi pada dunia internet marketing merupakan pencurian aset penting sebuah perusahaan misalnya intellectual property, customer data maupun transaksi finansial yg berada pada internet. Hal ini sangat perlu diketahui sang para pelaku bisnis online, bahwa cyber-risk akan terus menerus berkembang serta juga mempunyai imbas yg akbar seiring bertambah majunya tekonologi pada dunia internet khususnya.

Selain risiko yg disebutkan pada atas, digital marketing pula berpotensi menyebabkan risiko-risiko lain yaitu Resiko pemasaran, risiko kegagalan didalam pemasaran bisa terjadi karena dampak tidak efektifnya digital marketing yg dijalankan oleh pelaku bisnis dalam menarik konsumen buat membeli produknya. Adapun kegagalan tersebut bisa diakibatkan oleh kesalahan konten pemasaran yang berkaitan dengan sasaran serta segmen pasarnya, ketidakjelasan warta, serta ketidakpercayaan konsumen. Resiko penipuan jua muncul lantaran adanya kemungkinan praktik penipuan oleh penjual maupun pembeli.

Menghadapi Resiko Dalam Bisnis Online
Untuk Menghadapi berbagai resiko yang disebabkan dari kegiatan digital marketing, pelaku bisnis wajib mempunyai sifat agresif, yaitu dengan cara menerapkan manajemen risiko buat melindungi, menjaga dan membentuk nilai lebih bagi usahanya yang dikelolanya. Adapun untuk menangani pencurian data sang cyber perlu diterapkan cyber-security risk, yaitu menggunakan menerapkan cyber-security risk management.

Menurut Lawrence A. Gordon, seseorang Profesor dari University of Maryland Institute for Advanced Computer Studies, cyber-security risk bisa dikelola dengan cara melakukan pengembangan teknis, kontrol internal, pengembangan perilaku karyawan dan kultur organisasi, melakukan information sharing, serta menerapkan asuransi pada cyber-security.

Dengan menerapkan aktivitas-kegiatan tersebut dibutuhkan dapat mengurangi bahkan menghilangkan kemungkinan terjadinya peretasan dan penyebaran berita rahasia perusahaan. Untuk mengelola risiko pemasaran, pelaku usaha bisa meningkatkan kualitas digital marketing menggunakan cara mengontrol hasil pemasaran digital atau mempekerjakan tenaga pakar pada bidang tadi. Perusahaan juga bisa melakukan diversifikasi metode pemasaran buat mencapai target pemasarannya. Sedangkan buat mengantisipasi risiko fraud, pelaku bisnis bisa menggunakan sistem transaksi yg dirancang spesifik untuk menghindari penipuan.

Setiap usaha niscaya memiliki potensi juga resiko begitu jua menggunakan Bisnis online. Potensi Bisnis Online Di Era Gigital memang memiliki mangsa yang cerah disaat ini, namun untuk memulai bisnis secara online tentu diharapkan persiapan, modal serta juga daya ddukung dari asal daya insan yang akan mengelolanya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel