Iklan Responsive

Nasi Gandul Sego Gandul Kuliner Khas Pati Jawa Tengah

Nasi Gandul (Sego Gandul) Kuliner Khas Pati Jawa Tengah. Nasi gandul atau pada bahasa Jawa disebut Sego Gandul merupakan adalah kuliner spesial yang asal menurut wilayah Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Makanan ini sepintas bila dicermati sekilas seperti dengan Semur Daging serta Gulai.

Pati adalah galat satu Kabupaten yg ada di Jawa Tengah, (daerah pesisir Jawa Tengah, adalah jalan pantai utara Jawa). Nasi Gandul atau sego gandul sendiri dari cerita yg terdapat sebenarnya dipopulerkan oleh sebuah wilayah di Pati yaitu Desa Gajah Mati, itulah sebabnya sering ditemui istilah-kata Nasi Gandul Gajah Mati.

Di Daerah Pati banyak dijumpai penjual nasi gandul atau jika pengecap jawa seringkali mengucapkannya sego gandul walaupun sebenarnya penjual nasi gandul tadi bukan asal dari desa Gajahmati, tetapi mereka permanen menuliskan istilah Desa Gajahmati pada spanduk tempat makan mereka.

Nasi-Gandul-(Sego-Gandul)-Khas-Pati-Jawa-Tengah

Versi Nama Nasi Gandul (Sego Gandul)

Menurut banyak sekali sumber yang ada, dari-usul anugerah nama nasi gandul, ternyata memiliki banyak versi yang mengemukakan mengenai hal tersebut.

1. Versi Pertama
Dalam versi pertama ini banyak yg mengatakan bila nama nasi gandul diberikan oleh pembeli. Dahulu pada Daerah Pati, orang yang menjual nasi gandul masih menggunakan pikulan buat menjajakan dagangannya. Pikulan tadi berisi kuali yg adalah tempat kuah nasi gandul dan dalam sisi lainnya terdapat bakul nasi (wadah nasi), dan peralatan makanan.

Penjual nasi gandul menjajakan dagangannya dengan cara memikul dagangannya berkeliling. Lantaran terdapat dua beban di ke 2 sisi pikulan, saat berjalan pikulan tadi naik-turun seirama menggunakan langkah penjualnya, ke 2 sisi bambu ini bergantungan bakul nasi serta kuali kuah secara menggantung (gandul-gandul). Dari situlah kemudian rakyat menamainya nasi gandul.

Nasi-Gandul-(Sego-Gandul)-Khas-Pati-Jawa-Tengah

2. Versi Kedua
Dalam versi kedua, nama nasi gandul sendiri kemungkinan terinspirasi dari cara penyajiannya yang unik tergolong unik. Dalam menyajikan nasi gandul ini, piring yang digunakan terlebih dahulu dilapisi dengan daun pisang, baru kemudian diisi dengan nasi, baru sesudah itu diberi kuah. Dengan cara penyajian yang misalnya itu, poly para pembeli menyebut bahwa nasi dan kuah itu mengambang; menggantung, lantaran nir melekat pada piringnya.

3. Versi Ketiga
Di Versi yg ketiga ini, kemungkinan besar ini hanyalah candaan belaka dikalangan warga Pati. Banyak yg mengatakan bahwa dulunya penjual nasi gandul adalah seseorang laki-laki yg menjajakan nasi tadi dengan cara berkeliling dengan hanya memakai kain sarung. Dulu manakala penjual nasi gandul tersebut duduk saat melayani pembeli, kain sarung yang dipakai penjual tadi tersingkap dan kelihatanlah alat kelaminnya yg ‘gandal-gandul’. Kemudian, semenjak waktu itu orang menyebut nasi itu merupakan nasi gandul.

Dari ketiga versi yg terdapat  tadi, versi pertama dan kedualah yg mampu dikatakan logis dan diterima oleh rakyat luas, sebagai akibatnya hingga ketika ini sering disebut nasi gandul.

Cara Penyajian Unik Nasi Gandul (Sego Gandul)

Dalam penyajian nasi gandul ini sanggup dibilang unik dan jua tradisional, karena pada penyajiannya piring dialasi dengan daun pisang. Dan cara memakannya jua tidak menggunakan sendok seperti pada biasanya, melainkan menggunakan suru. Suru adalah daun pisang yang dipotong memanjang dan dilipat 2 yang dipakai sebagai penganti sendok. Namun saat ini tentu para penjual juga telah menyediakan sendok dan garpu pada biasanya buat dipakai. Tapi jika ingin mencicipi sensasinya boleh jua tuh menggunakan suru menjadi sendoknya.

Ketika Anda membeli nasi gandul umumnya hanya akan menerima nasi putih dengan ditambah kuah gandul serta sedikit potongan daging sapi. Namun bila lauk yg telah diberikan dianggap nir cukup, para pembeli dapat meminta tambahan lauk pada penjual.

Adapun lauk-pauk yang tersedia dalam nasi gandul merupakan: tempe goreng, perkedel, telor bacem, daging sapi, serta jerohan sapi. Tambahan lauk ini bisa dipotong kecil-kecil sesuai dengan permintaan pembeli. Bagaimana?, Anda tertarik buat merasakan Nasi Gandul Khas Pati Jawa Tengah Ini, silahkan Anda berburu kuliner ke Pati.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel