Iklan Responsive

Asas dalam Penyaluran Logistik dalam Pergudangan

Agar penyaluran logistik bisa mendukung efisiensi danefektivitas unit kerja maupun organisasi secara holistik, maka penyalurlogistik wajib memperhatikan dan mengimplementasikan asas - asas pada penyaluran logistik.

Pada dasarnya, aktivitas distribusi logistik merupakankelanjutan berdasarkan penyimpanan atau pergudangan logistik. Hal ini jua berartibahwa aktivitas penyaluran logistik jua adalah rangkaian berdasarkan pergudanganatau penyimpanan logistik.



Oleh karena itu, agar kegiatan penyaluran logistik berjalanlancar, efektif serta efisien maka diharapkan asas - asas atau panduan yang harusdipatuhi. Penyaluran logistik bukan hanya sekedar menyalurkan barang berdasarkan suatupihak ke pihak lain. Lebih menurut itu, penyimpanan logistik pula berkaitan denganperencanaan, pengorganisasian dan pengendalian yg tepat demi mencapaiefisiensi sinkron tujuan organisasi.

Lukas dan Rumsari (2004: 100-101) berpendapat bahwa dalamrangka mendukung efisiensi serta efektivitas kerja, maka setiap unit kerja maupunorganisasi secara keseluruhan yg terlibat dalam penyaluran logistik, harusmemperhatikan serta mengimplementasikan asas - asas penyaluran logistik.

Asas - Asas Penyaluran Logistik tersebut, mencakup :

1# Ketepatan jenis serta spesifikasi Logistik yangdisampaikan

Asas ketepatan jenis serta spesifikasi logistik yg disampaierat kaitannya dengan penyaluran logistik. Penyaluran ini wajib sinkron denganjenis serta spesifikasi yang sudah ditentukan sebelumnya. Barang yg dipesan,jangan sampai nanti selesainya diterima pihak pemesan tidak sama antara jenis danspesifikasinya.

Asas ini menjadi asas yg sangat krusial karena secarafungsional, asas ini bertujuan buat mencapai batas “optimal”, baik dalamhal kualitas maupun kuantitasnya. Selain itu, asas ini juga memperhatikan aspekefisiensi baik dari segi saat, energi juga finansial. Apabila terjadikesalahan pada asas ini, maka akibatnya sanggup sangat fatal terhadap aktivitaskerja organisasi.

2# Ketepatan nilai logistik yang disampaikan

Dalam asas ketepatan nilai logistik yang disampaikan, halyang perlu diperhatikan merupakan barang yg dikirim tidak kurang juga tidaklebih menurut nilai yang telah ditetapkan semula.

Asas ini erat kaitannya dengan pertimbangan terkaitpelaksanaan acara efisiensi unit kerja. Oleh karena itu, apabila kita lalaidalam memenuhi asas ini, nantinya proses aktivitas organisasi dapat terganggu.

3# Ketepatan jumlah logistik yang disampaikan

Asas ketepatan jumlah logistik yg disampaikan dalampenyaluran logistik sangat perlu memperhatikan ketelitian jumlah barang yangdikirimkan. Alangkah baiknya bila barang yg dikirim nir kurang jugatidak lebih berdasarkan yg seharusnya, atau sinkron dengan permintaan serta kebutuhan. 

Apabila nantinya barang yg dikirim melebihi jumlah yangditentukan, maka hal ini bisa menyebabkan pemborosan. Begitu jua kebalikannya,apabila barang yg dikirim kurang berdasarkan yang dibutuhkan, maka bisa menghambataktivitas kerja organisasi.

4# Ketepatan waktu penyampaian

Asas ketepatan waktu penyampaian sangat perlu memperhatikanperhitungan waktu yang dipakai dalam mendistribusikan barang-barang logistik.jangan hingga barang yg dikirimkan terlambat datang dari saat yangseharusnya.

Jika hal ini terjadi, akibatnya sanggup cukup fatal karenamenyebabkan terhambatnya aktivitas kerja suatu organisasi. Padahal,kegiatan kerja organisasi yg terhambat sanggup sangat luas dan menyeluruhterhadap semua bidang yang terkait.

5# Ketepatan tempat penyampaian

Dalam asas ketepatan loka penyampaian, hal yang perlu diperhatikanadalah ketepatan tempat penyampaian barang - barang logistik, sinkron yangdibutuhkan. Jangan hingga barang yg dikirimkan bisa salah tujuan atau bahkantertukar dengan loka atau unit kerja lainnya.

Jika terjadi ketidaktepatan atas asas ini, akibatnya bukanhanya akan mengganggu kegiatan kerja organisasi bersangkutan saja, melainkandapat juga berdampak dalam unit kerja lainnya. Oleh karenanya, asas ketepatantempat penyampaian menjadi asas yg sangat penting dalam proses pesdistribusianbarang-barang logistik.

6# Ketepatan kondisi logistik yg disampaikan

Asas ketepatan kondisi logistik yang disampaikan artinya bahwabarang yang disampaikan wajib siap pakai (“ready for use”). Ini karenabarang -barang logistik tadi diperlukan pada rangka mendukung efektifitasdan efisiensi kerja berdasarkan organisasi.

Agar barang dapat selalu siap digunakan atau siap pakai, makadibutuhkan pemeliharaan dan perawatan barang selama barang ada dalampenyimpanan atau gudang.

Langkah Pendistribusian Logistik

Dalam penyaluran logistik di pergudangan, memang terdapat banyakhal yang perlu diperhatikan. Selain memperhatikan asas - asas tersebut, terdapat hallain yang perlu diperhatikan, yakni tentang proses aktivitas serta administrasidistribusi logistik itu sendiri.

Langkah-langkah atau proses pendistribusian logistik harusdiperhatikan menggunakan baik. Ada pun, langkah pendistribusian logistik, yakni :

1# Meneliti surat pengadaan permintaan logistik daripejabat yang berwenang.

Surat pengadaan logistik dari pejabat yg berwenang perluuntuk diteliti serta dipastikan kejelasannya. Proses ini dilakukan dengan tujuan untukmengetahui secara pasti mengenai logistik - logistik yg bisa disalurkankepada unit kerja yang membutuhkan logistik tersebut.

2# Mempersiapkan secara fisik barang-barang yangtelah disetujui

Proses berikutnya merupakan mempersiapkan secara fisik barang-barang yg sudah disetujui. Dalam proses ini, dilakukan pengambilan danpengelompokan barang-barang yang sinkron dengan permintaan berdasarkan unit-unit kerjayang membutuhkan.

Selain itu, pada termin ini juga perlu dilakukan pengecekankembali terhadap logistik yang akan disalurkan. Pengecekan tadi dilakukandengan cara dikelompokkan dari jenis, spesifikasi, jumlah, nilai maupun darikondisi barang tersebut.

3# Membawa logistik tadi ke loka khusus.

Logistik lalu dibawa ke loka khusus. Tempat khususyang dimaksud pada sini adalah loka yang digunakan menjadi tempat persiapan dalampenyerahan logistik pada unit kerja yang membutuhkan.

4# Penyerahan logistik pada unit kerja yangmembutuhkan.

Terakhir, penyalura logistik dilakukan menggunakan penyerahanlogistik kepada unit kerja yg memerlukan. Tahap ini bisa dilakukan dengandua cara, yakni unit kerja yang membutuhkan mengambil ke loka pihak penyaluratau dengan penyalur menyampaikan pada unit kerja yang membutuhkan.

Tujuan Sistem Distribusi

Dalam rangka mendukung kelancaran penyaluran logistik, makadiperlukan juga suatu jadwal buat distribusi barang. Tujuan primer penjdadwalanini adalah buat mendukung kelancaran distribusi, sekaligus supaya suatuorganisasi terbiasa dan terdidik buat melakukan segala aktivitas denganperencanaan.

Dalam distribusi dikenal pula adanya sistem-sistemdistribusi. Tujuan dari sistem distribusi yang dilakukan tersebut, mencakup :
1# Dalam hal pelayanan pelanggan.
Dalam hal pelayanan pelanggan, sistem distribusi bertujuanagar ketika tunggu penyerahan menjadi sempurna, pengamanan terhadap ketidakpastianpermintaan, dan memberikan bermacam barang yg diharapkan.

2# Efisiensi

Dapat juga diperoleh efisiensi dalam hal ongkos transportasiminimum, taraf produksi dari pengisian pesanan, berukuran serta lokasipenyimpanan, dan akurasi data inventori.

3# Investasi inventori minimum


Investasi inventori minimum ini merupakan stok pengamanan yangdiperlukan bisa mencapai jumlah minimum.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel