Iklan Responsive

Cara Verifikasi Blog Wordpress di Search Console 2020

Search Console atau lasim belaka disebut Google Webmaster Tools merupakan alat yang mampu diberdayakan pemilik website atau blog untuk mempermudah artikel ditemukan pada mesin pencari. Alat ini tersedia gratis dan sudah jadi keharusan bagi pemilik website buat menyetelnya.

TUTORIAL sudah pernah membuat artikel cara menverifikasi blog di Google Webmaster Tools ini. Tetapi buat blog menggunakan platfom blogspot. Kali ini khusus buat blog yang CMSnya berupa Wordpress. Pada dasarnya nir jauh berbeda, tetapi tetap ada beberapa bagian yang tidak sama.

Ada banyak pertanyaan yg ada saat kita bicara soal Webmaster ini. Salah satunya, mempertanyakan faedahnya menambahkan website ke mereka. Secara generik, melalui Webmaster, kita akan bisa gosip seputar search query menurut satu website. Seberapa acapkali orang mengklik serta misalnya apa dihasil pencarian.

Data-data tersebut mampu digunakan buat memperbaiki performa website. Misal bisa wangsit baru buat tulisan. Contohnya, setelah sebulan ternyata banyak istilah kunci yang masuk berupa 'usaha online', ya, kita lalu mampu menyasar istilah kunci itu.

Yang paling penting, di Webmaster ini kita mampu pula mengajukan sitemap website kita, agar menampilkan artikel menarik yang kita punya. Sekaligus mereka akan merekomendasikan apa saja yang harus diperbaiki buat menyempurnakan perayapan pada mesin pencari. Ini erat kaitannya dengan teknik SEO.

Tahun lalu 2019, Google Webmaster Tools juga meluncurkan Search Console versi baru. Meski masih berupa beta, setidaknya tampilannya lebih menarik dari yg lama . Namun keterangan yg ditampilkan sangat terbatas. Kita hanya akan menyinggungnya sedikit pada akhir artikel.

Langkah 1: Dapatkan Kode Verifikasi
Untuk melakukan pembuktian, Anda tentunya telah punya blog yang dibentuk menurut Wordpress. Lalu punya akun Gmail tentu saja. Setelah login ke dashboard Wordpress, selanjutnya mengunjungi situs Google Webmaster Tools buat mendaftarkan blog dan mendapatkan kode verifikasinya.

Silahkan Sign In memakai akun Google yg Anda punya. Apabila barhasil laman depan Search Console akan tersedia. Klik 'Tambahkan Properti' dan ketik nama blog yg hendak di daftarkan. Setelah itu tekan 'Tambah'. Ingat penulisan URLnya harus lengkap.

Halaman setelahnya akan ada tampilan kode verifikasi. Ada metode yang disarankan sama mereka, umumnya mengupload kode HTML langsung ke situs. Tapi harus menggunakan FTP dan itu nir seluruh orang mampu jalankan. Maka sebaiknya pilih 'Metode Alternatif'. Lalu centang 'Tag HTML'. Kodenya akan muncul. Saling meta tag tadi.

Langkah dua: Pasang Kode Verifikasi pada WordPress
Untuk memasang kode verifikasi webmaster ke Wordpress ini terdapat beberapa cara yang mampu dilakukan. Kalau paham soal pengkodean, bisa langsung memasukkanya ke bilah Editor. Letaknya tepat di atas kode . Tetapi untuk mengurangi error yang muncul, baiknya kita menggunakan plugin.

Pada dashboard Wordpress Anda, ke tab Plugins serta pilih Add New. Di kotak pencariannya, ketik "Insert Headers and Footers". Apabila sudah ada, misalnya gambar berikut, sisa klik Instal serta kemudian pilih aktifkan.

Setelah aktif, pulang ke tab Setting dan pilih Insert Headers and Footers. Selanjutnya tinggal mengpaste kode pembuktian yang sebelum sudah dicopy, sempurna pada kotak Scripts in Header. Lalu pilih Save atau Simpan.

Langkah 3: Verifikasi
Jika telah memasang kode verifikasi, kembali ke Google Webmaster Tools dan klik tulisan Verifikasi pada bagian bawah. Apabila hasilnya seperti gambar berikut, adalah proses verifikasi telah berhasill. Anda sanggup melanjutkan pada pengaturan selanjutnya.

Proses memaksimalkan website pada Google Webmaster Tools tidak tanggal dari tahapan mensubmit sitemap atau peta situs. Hal ini supaya blog yg kita kelola sanggup menggunakan mudah dirayapi robot mesin pencari Google. Tahu sendiri bila kini apa-apa bertanyanya pasti ke Google. Jadi krusial buat mengabarkan peta situs kita pada Google.

Bagaimana cara submit Sitemap Wordpress ke Google Webmaster Tools?
Secara generik, ada dua jenis sitemap, ada yg XML dan HTML. Keduanya tugas serta fungsi yg nyaris sama akan tetapi tidak sama. XML buat mesin pencari dan HTML buat pengguna. Semacam navigasi agar pengguna atau pengunjung blog nir tersesat pada website kita.

Tapi buat tahapan ini, TUTORIAL hanya akan membahas soal sitemap XML, lantaran yg kita bicarakan masih seputar Webmaster Tools.

Blog Wordpress tidak misalnya Blogspot yg menggunakan gampang mempunyai sitemap otomatis. Kita wajib membuatnya sendiri. Ada poly plugin yang bisa digunakan buat membuatnya. Misal Yoast SEO, selain untuk membuat sitemap, plugin ini juga memudahkan kita memasang keyword dan lain-lain.

Tapi, buat waktu ini saya memilih memakai plugin Google XML Sitemap. Caranya hampir sama pada ketika mengintal plugin 'Insert Headers and Footers' di atas. Setelah di instal, maka secara otomatis akan terbentuk sitemap buat blog kita.
Meski strukturnya telah tentu //blogkitadotcom/sitemap.xml, namun kamu sanggup memastikannya pribadi dengan membuka bagian Settings. Pilih XML-Sitemap dan akan ada URL blog mu dengan goresan pena sitemap pada belakangnya.

Setelah menciptakan sitemap buat blog Wordpress kita, balik ke Webmaster Tools. Pilih tab 'Perayapan' lalu 'Peta Situs'. Atau kalau Google Search Console yang baru, klik buat menuju halamannya. Biasanya terdapat di pojokan kiri atas pada dashboard Webmaster Tools.
Untuk memasukkan, tekan tombol merah pada pojok kanan yang tulisannya kurang lebih misalnya ini 'Tambahkan Peta Situs'. Akan muncul kolom isian, kalian hanya tinggal memasukkan sitemap.xml di belakang URL blog. Setelah itu tekan 'Kirim'.

Maka akan muncul sitemap tersebut di daftar yg tersedia. Robot Google akan bekerja dan menjelajahi isi blog kita. Apabila belum semuanya dirayapi, hasilnya akan tertulis 'Tertunda'. Tetapi bila berhasil seluruh sitemap itu dicrawl, akan timbul tampilan misalnya berikut.

Itu artinya, blog Anda sudah berhasil dilaporkan ke Google. Sebagai contoh, blog di atas sudah dideteksi 44 artikel. Setiap kali kita melakukan update di blog maka, webmaster tools akan jua bekerja buat melaporkan ke Google bahwa terdapat update.

"Hei Google, TUTORIAL telah melakukan update, jikalau ada yang mencari soal ini itu, silahkan tunjukkan ke orang yg beruntung itu," begitu kira-kita komunikasi antar mereka.
Meski telah menyerahkan sepenuhnya ke Webmaster Tools buat urusan perayakan, bukan berarti indera ini nir punya peranan. Apabila data sudah terkumpul poly, mereka sanggup memberi masukan yg baik buat website kita kedepannya. Jadi secara terpola-lah mengunnjunginya.

Tapi tugas primer serta paling pertama menjadi blogger telah kita lakukan. Melakukan verifikasi menjadi indikasi bahwa blog ini milik kita, nir mampu disebut lagi sang orang lain dan meneruskan tugas buat dirayapi mesin pencari menggunakan submit sitemap.
Semoga bermanfaat. Apabila terdapat hal lain yg hendak ditanyakan sekaitan dengan Search Console a.K.A Google Webmaster Tools, silahkan berbagi pada kolom komentar. Akan menggunakan senang hati saya bantu, pun poly teman-teman lain yang pula siap memberi masukan.
Salam Kreatif!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel