Iklan Responsive

Cara Bertelepon yang Baik di Kantor

Dalam kehidupan sehari -hari, kita tidak akan terlepas darikebutuhan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Komunikasi yang kita jalin inipun bisa bermacam -macam, mulai menurut komunikasi eksklusif menggunakan bertatap muka, hinggakomunikasi secara nir pribadi atau melalui media seperti telepon.

Dalam dunia usaha pun, kegiatan komunikasi ini jua menjaihal yang rutin dilakukan. Namun sebetulnya, komunikasi melalui teleponseringkali lebih sulit daripada komunikasi dengan berhadapan eksklusif.

Kenapa demikian? Ini karena teknik bertelepon sangatberpengaruh terhadap citra perusahaan. Jika Anda bisa melakukan teknik telepondengan baik, maka citra positif perusahaan pun mampu tampak melalui telepon.sebaliknya apabila Anda tidak mampu menguasainya, maka gambaran perusahaan sanggup jadiburuk hanya lantaran komunikasi telepon.



Kemampuan etika bertelepon atau cara bertelepon yg baikini sangat krusial buat dikuasai bagi seluruh karyawan, terutama bagi operator,resepsionis, sekretaris, customer service officer, serta juga AdministrativeProfesional yang adalah “pintu gerbang” penerimaan panggilan telepon.

Hanya menggunakan mendengar bunyi, apa yg dikatakan serta caramenyatakannya, maka orang sanggup menyimpulkan pribadi berdasarkan seseorang penerimatelepon. Buatlah komunikasi telepon mampu lebih bermakna dengan bersikap masuk akal,ramah serta lapang dada ketika bertelepon.
Cara Bertelepon yang Baik

Etika bertelepon yang baik merupakan hal yang krusial untukdipahami serta dikuasai. Berikut ini terdapat beberapa etika cara bertelepon yangbaik serta harus diperhatikan serta dilakukan saat melakukan panggilan telepon.
  • Angkat dan jawab telepon dalam daering kedua atau ketiga. Jangan sampai membiarkan telepon bordering terlalu lama .
  • Berikan salam menggunakan tersenyum, meski nir bertatap muka.
  • Perkenalkan diri serta perusahaan dengan kentara.
  • Hindari menjawab telepon menggunakan menyampaikan “Hallo”.
  • Bersikaplah bijaksana pada menanggapi penelepon. Siapa pun yg menelepon merupakan pihak penting dan patut dilayani menggunakan sebaik -baiknya.
  • Jangan terlalu usang berbicara dengan penelepon dengan cara menghindari pembicaraan yang sekiranya nir perlu.
  • Jangan menggunakan telepon di loka kerja Anda untuk kepentingan pribadi. Apabila terdapat kepentingan eksklusif yang mendesak, bisa pakai telepon dan seperlunya saja.
  • Dengarkan menggunakan baik setiap isi pebicaraan menurut penelepon, sebagai akibatnya Anda nir akan terlalu acapkali meminta penelepon buat mengulangi pembicaraannya.
  • Jangan mengucapkan istilah -kata yg dapat menyinggung perasaan penelepon. Bicara menggunakan perilaku yang menyenangkan, sekalipu Anda menerima perlakukan nir menyenangkan dari penelepon, atau siapa pun.
  • Tanggapi maksud pembicara dengan cepat supaya menaruh kesan bahwa kita memperhatikan peneleppon dengan baik, misalnya layaknya sedang bertatap muka langasung.
  • Bicaralah menggunakan tempo yg tepat, nir terlalu cepat ataupun terlalu lambat. Perhatikan pula volume suara Anda, jangan terlalu keras namun jua jangan berbisik.
  • Jangan berbicara sembari berdecak atau pun sembari makan.
  • Jangan menganggap setiap telepon merupakan gangguan.
  • Catat hal -hal krusial pada setiap pembicaraan.
  • Meminta maaf lah dengan segera apabila menciptakan kesalahan waktu bertelepon.
  • Akhiri pembicaraaan menggunakan mengucapkan terima kasih dan mengucapkan salam.
  • Letakkan gagang telepon menggunakan cara perlahan.

Selain itu, terdapat jua hal -hal yg wajib dihindari saatbertelepon yang perlu diketahui. Yakni :

  • Menggunakan bahasa yang nir resmi atau informal.
  • Menerima telepon sambil berbicara dengan orang lain yg ada pada sekitar Anda.
  • Terlalu poly berbicara basa -basi.
  • Berbicara menggunakan nada yang kasar atau membentak.
  • Membiarkan penelepon menunggu terlalu lama tanpa menerima penjelasan.
  • Penelepon disambungkan ke alamat yg salah , apalagi hingga berkali -kali.
  • Berbicara dengan kesan yang malas serta nir ramah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel