Iklan Responsive

Jangan Pakai BRI Untuk Pencairan Google Adsense


Tulisan ini tidak bertujuan menjelek-jelekkan Bank Rakyat Indonesia (BRI), ini hanya pengalaman langsung saya memakai BRI menjadi alat pencairan penghasilan berdasarkan Google Adsense.

Awal kisah dimulai di akhir bulan September 2019 kemudian. Saat itu, lantaran merasa bosan harus mengantri setiap bulan pada Kantor Pos. Saya akhirnya membarui metode pembayaran Adsense menjadi Wire Transfer atau Transfer Kawat a.K.A pembayaran transfer antar bank.

Karena perubahan aku lakukan pada akhir bulan sesudah pencairan pada bulan berjalan, maka metode ini berlaku di bulan selanjutnya. Yakni Oktober. Saat datang masa pencairan, saya pun menunggu dengan senang cita. Tetapi semuanya berakhir kecewa sehabis memahami berapa besar porto transaksi yg harus dipotong oleh BRI.

Saya wajib kehilangan penghasilan sebesar Rp263.000. Yang merupakan, BRI memotong $20 menurut transaksi saya.

Mungkin tidak terlihat besar , namun bagi saya itu bisa membeli gorengan sampai kenyang tujuh hari tujuh malam. Plus kopi dan segala tetek bengeknya sebagai teman setia menghabiskan malam di depan komputer.
Tapi apa daya, BRI telah merengguknya secara paksa. Padahal aku merupakan nasabah setia BRI. Bahkan setiap hari mendapat kupon undian yg tak kunjung menang.

Beberapa teman memang pernah bercerita soal rabat yg relatif akbar ketika transaksi kawat di BRI. Sebenarnya ketika penghasilan relatif besar , misal diatas $1000 maka, potongan ini takkan terdapat cita rasanya. Tetapi, apabila penghasilan masih dibawah $500, potongan ini terasa juga.

Namun sahabat-teman jangan pribadi underestimate menggunakan BRI. Ini hanya berlaku bagi akun Adsense yang dibuat di2019 kebawah, utamanya bagi akun yang mata uangnya masih berupa dollar. Akun Adsense yang dibuat dan langsung bermata uang rupiah, sama sekali tidak terdapat potongan.

Potongan ini terdapat karena proses pengiriman yang berbelit. Salah satunya lantaran fasilitas draf Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT). Jangan dikira, sarana ini hadir tanpa terdapat biaya yang dikorbankan, serta seluruh biaya itu dibebankan pada penerima transaksi.

Silahkan menerjemahkan proses diatas. Apabila dikalkulasi maka proses pengiriman uang dari luar negeri cukup panjang. Setiap pos yang disinggahi nir memberikan layanan cuma-cuma. Selalu terdapat ongkos yg dimuntahkan. Soal akbar kecilnya tergantung dari kerjasama antar bank antar forum dan penyedia layanan.

Jadi tidak perlu heran, mengapa pembayaran Adsense berdasarkan luar negeri selalu menerima rabat yg akbar. Sebenarnya kasus yg aku alami ini terjadi di hampir semua bank pada Indonesia. Salah satu bank yg tidak akbar potongannya adalah BNI, namun tetap jua dipotong. Kalau tidak dari mana bank akan menerima pemasukan.

Intinya, saya hanya menyarankan buat tidak menggunakan BRI buat pembayaran Google Adsense apabila akun Anda berupa mata uang dollar dan masih dibawah $1000. Namun apabila sudah berwujud IDR atau Rupiah, tidak terdapat salahnya. Semua bank lokal Indonesia sudah menggratiskan porto transaksi untuk pembayaran akun IDR.

Meski goresan pena ini sedikit nyeleh, aku tetap memakai BRI buat sejumlah transaksi. Meski buat pembayaran Adsense, saya kembalikan ke mode Wastern Union. Tak apalah ngantri sesaat dan bertemu balik mbak-mbak penjaga Kantor Pos. Senyumnya memang selalu membawa rindu. Pakai WU juga penuh menggunakan kenangan.
Salam Sejahtera!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel