Iklan Responsive

7 Sikap Buruk Yang Membuat Blogger Pemula Selalu Gagal

Saya baru saja menonton film 'Cahaya menurut Timur: Beta Maluku' yg pada tahun 2019 lalu dinobatkan menjadi Film Terbaik pada Festival Film Indonesia. Saya memang terlambat menonton film ini. Namun, bulir-bulir cerita dalam film tersebut masih terasa serta relatif menginspirasi.

Ada satu kutipan yg aku sukai, dalam film yang seluruhnya dibentuk dalam bahasa asli Maluku tersebut. Kata-istilah penyemangat yang diberikan kepada seorang pelatih yang jua sedang terpuruk karena prustasi. Sani Tawainella yang diperankan sang Chicco Jericho nyaris putus harapan ketika membawa timnya berlaga pada tingkat nasional.
Namun satu penggal kalimat Yosef, asisten pelatihnya membuat semangatnya bangkit pulang. Ia mengungkapkan "Cukup beri satu sentuhan cantik menurut seluruh yg pahit".

Hidup memang tidak selamanya berakhir manis. Bahkan nyaris apa yang dialami selalu berakir dengan rasa getir. Namun, ketika kita mampu memberi sesuatu yg cantik dalam hayati, maka yang getir itu akan hilang dengan sendirinya. Kata-istilah ini, relevan buat semua hal dalam kehidupan ini. Begitu juga menggunakan profesi blogger.

Banyak blogger pemula gagal pindah menurut posisinya lantaran selalu berharap semua akan berakhir cantik. Padahal, yang pahit pun akan selalu punya makna. Kita bisa mengenal cita rasanya cantik sesudah yang pahit kita rasakan.
Terinspirasi berdasarkan film diatas, TUTORIAL dalam postingan ini akan sharing pengalaman serta sedikit pengamatan mengapa terdapat poly blogger pemula yang gagal sebelum berlayar.

Nyaris semua yg akan dibahas dalam artikel ini berafiliasi langsung dengan sikap blogger bersangkutan. Sehingga saya berharap, apa yg aku tuliskan ini tidak terlalu menggurui, lantaran soal sikap merupakan urusan langsung masing-masing yg tidak bisa aku ganggu gugat.

1. Terlalu Fokus Mengedit Theme
Saya adalah keliru seseorang yang pernah gagal membuatkan blog lantaran terlalu fokus pada perkara ini. Theme atau tampilan blog bagi blogger pemula adalah segalanya. Padahal itu seharusnya nir sebagai prioritas utama, apalagi apabila tak memiliki kemampuan koding yg memadai.
Saya pernah meninggalkan global blog lantaran putus atas, theme yang saya edit bukannya jadi baik malah tidak karuan sama sekali. Sialnya, buat mengembalikan ke tampilan semula jua tidak sanggup. Berulang kali ganti theme namun hasilnya tetap sama. Blog yg aku kembangkan malah tak berprospek sama sekali.

Blogger yg terlalu lama berkutat pada urusan theme merupakan blogger yg selalu berharap kesempurnaan. Padahal tidak ada hal yg paripurna, karena setiap kali kita berusaha membuatnya paripurna, maka akan timbul kekurangan lain. Jika perilaku ini terus dipelihara, maka blog yang dikembangkan tidak akan maju-maju.

2. Tidak Sabaran
Ada peribahasa menyampaikan "Orang sabar disayang Tuhan". Harusnya ini pula diaplikasikan waktu menjalankan blog. Sayangnya, tidak seluruh blogger itu penyabar. Banyak hal dalam global blog yang menguji batas kesabaran kita dan nir sedikit yang gagal pada menghadapi cobaan tadi.

Misalnya, tidak sabar mempunyai pengunjung yang poly, sebagai akibatnya dia melakukan cara-cara phising. Padahal, pengunjung yang banyak hubungan utamanya adalah konten yg poly pula. Untuk membentuk konten hingga ratusan halaman itu bukan perkara sehari 2 hari. Tapi bahkan mampu tahunan, sebagai akibatnya tabah sangat diperlukan.

Cobaan kesabaran dimana paling poly blogger gagal adalah saat membentuk konten. Lantaran ingin segera mempunyai jumlah yang optimal, hal paling membuat malu pun diambilnya. Yakni copy paste menurut blog lain. Padahal sikap terburu-buru seperti ini tak baik buat blog serta blogger yang bersangkutan.

3. Terlalu Banyak Membaca tapi Minim Aplikasi
Banyak membaca telah pasti hal yg baik. Tetapi pada dunia blogging, membaca saja nir relatif. Lantaran setiap bahan bacaan harusnya mempunyai pengaruh pribadi pada pembacanya. Misalnya, membuat tulisan baru dengan ide dari bahan bacaan sebelumnya.

Jika Anda seseorang blogger, maka wajib menanamkan pada diri, supaya menyajikan bahan bacaan yg menarik buat orang lain. Lantaran orang mengunjungi satu blog, bukan hanya buat melihat tampilannya, atau jumlah iklannya. Mereka berkunjung lantaran bahan bacaanya.
Jadi, bila hanya poly membaca, akan tetapi tidak ada aplikasi, Anda tidak cocok jadi blogger. Cocoknya hanya sebagai pembaca saja. Lantaran sebagai blogger memiliki 2 beban, punya wawasan serta memberi wawasan. Wawasan galat satunya melalui goresan pena, video atau infografis.

4. Terlalu Berambisi Dapat Uang
Online money memang menggiurkan dan poly orang berambisi menghasilkan uang dari blog langsung. Tidak ada yang salah menggunakan ambisi tadi. Tetapi wajib dipahami, bahwa nir terdapat pembeli yang tiba ke toko kosong. Ambisi yg terlalu besar jua sanggup Mengganggu pelan-pelan.

Banyak blogger yg tujuan utamanya hanyalah uang. Sehingga saat yg dibutuhkan tidak terpenuhi, rasa kecewa tidak bisa dielakkan. Apabila telah demikian, tidak sedikit blogger yg urung melanjutkan blognya, lantaran sekali lagi, nir ada uang yg didapatnya.

Blog itu bukan mesin pencetak uang. Tidak hari ini diciptakan, besok ribuan dollar dikantongi. Ambisi membuat uang berdasarkan blog absah-sah saja, saya pun awalnya demikian. Tetapi, jangan jadikan itu menjadi asa yg tinggi, karena ketika jatuh, rasa sakitnya cukup terasa.

5. Menulis Hanya Untuk Mesin Pencari
Mempelajari SEO (Search engine optimization) bagi seseorang blogger itu harus. Namun membuahkan SEO lebih berdasarkan segalanya itu pula kurang baik. Karena beberapa blogger memaknai struktur yg wajib dipakai dalam SEO bersifat mengikat serta mutlak. Sehingga saat menciptakan goresan pena, beliau menulis buat mesin pencari. Bukan pembaca.

Banyak blogger yg menciptakan tulisan tanpa keindahan yg baik. Dimana-mana sangat menonjol keinginannya menciptakan istilah kunci pada mesin pencari. Alhasil, goresan pena yg diciptakan nir menarik buat dibaca, karena hanya sanggup dipahami sang robot, bukan insan.

Seharusnya menulis yg baik di blog itu, bisa buat kedua-duanya. Ramah bagi pembaca dan disukai sang mesin pencari. Jangan jua membuat goresan pena yang tak dipahami mesin pencari. Lantaran bagaimana pun, sumber lalu lintas pengunjung kita merupakan mesin pencari.

6. Malas Tapi Berangan-angan Tinggi
Sikap paling tidak baik seseorang blogger merupakan rasa malas yang dipelihara. Anehnya, sikap malas itu kadang selalu berdampingan menggunakan harapan yg tinggi. Padahal tidak akan terdapat gunung yg terbelah bila dikerjakan hanya dalam angan-angan. Semua wajib menggunakan tangan.

Malas yang paling bahaya adalah malas mengupdate blog. Apabila hal ini yang terus dipelihara, maka tak heran Anda akan bermetamorfosis jadi blogger gagal. Tidak sedikit yang telah melalui itu. Saya pun pernah mengalaminya, sampai bangkit balik dengan tujuan yg jelas.

Malas mengupadet blog biasa dialami blogger yang kehabisan wangsit tulisan. Mereka selalu berpikir, semuanya sudah ditulis dan tak terdapat lagi isnpirasi. Anggapan ini salah , karena apapun di global ini tidak akan pernah selesai dituliskan. Semua selalu punya hal baru.

7. Tak Punya Tujuan
Rasa malas yg menimpa blogger karena ia tak punya tujuan jelas pada menjalankan blog. Ia tidak memahami, blog ini akan seperti apa serta bagaimana nantinya. Atau apa maksud dan tujuannya buat ngeblog. Apabila tujuannya adalah uang, seperti yg dijelaskan dalam nomor 4 diatas, maka wajib melalui seluruh tahapan.

Tujuan ngeblog setiap orang memang berbeda-beda. Tetapi berdasarkan tujuan yang kentara itulah, kita akan tahu kemana blog ini akan dibawa. Apabila kita sama sekali nir punya tujuan pada ngeblog, maka malas serta hambatan lain yang dihadapi dikemudian hari tidak akan terselesaikan menggunakan baik.

Banyak yg gagal pada profesi ini lantaran memasang tujuan yg galat, atau bahkan nir punya tujuan sama sekali. Lantaran tujuan yg kentara merupakan bentuk motifasi yg paling baik.

Sebenarnya masih banyak sikap jelek seorang blogger hingga akhirnya berlabel gagal. Saya menuliskan 7 hal diatas, lantaran hampir semua pernah aku alami. Apabila sahabat-sahabat punya pengalaman serupa atau diluar dari 7 hal diatas, silahkan dibagikan di kolom komentar.

Karena membuatkan pengalaman kepada orang lain adalah pelajara berharga yg tidak perlu teori yang berat-berat. Ini jua yang diyakini oleh Sani Tawainella saat membawa tim besutannya juara di taraf nasional. Ia pernah mengalami gagal dan mengubur mimpinya dalam-pada, sehingga ia tidak mau anak-anak didiknya ikut gagal.
Salam Kreasi!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel