Iklan Responsive

5 Cara Mengetahui Blog Yang Punya Konten Berkualitas

Banyak blogger yg menyerukan supaya membuat konten berkualitas. Selain memang menjadi keharusan apabila blog yg dibangun bertujuan komersial, konten berkualitas jua sangat disenangi sang mesin pencari.

Sebelumnya tutorial pernah menulis tentang hal-hal yg harusnya dikerjakan seorang blogger agar cepat populer. Dalam tulisan itu, disebutkan bahwa "Content Is The King" meski wajib berdampingan dengan "Distribution Is The Queen" menjadi ratunya.

Konten berkualitas memang sebagai dambaan bagi setiap blogger, sayangnya masih sangat sedikit yg menulis bagaimana cara mengetahui konten yang kita untuk telah berkualitas atau belum. Apa parameternya dan harus bagaimana agar meraihnya?.

Kali ini tutorial akan mengulas hal tersebut lebih lebih jelasnya. Karena tidak terdapat tools spesifik yg diciptakan buat mengukur kualitas satu konten, maka yang dibutuhkan buat mengetahui konten tersebut berkualitas atau tidak yakni berdasarkan petunjuk-petunjuknya.
Berikut sejumlah indikator satu konten sanggup dikatakan berkualitas:

1. Menganalisanya dari Google Analytic
Google Analytic adalah tools serba guna yang diciptakan Google buat mendampingi Webmaster Tools. Fungsi aplikasi ini tidak hanya buat melihat seberapa poly pengungjung blog kita setiap waktu. Jauh menurut itu, Google Analytic pula mampu dipakai buat melacak konten.

Laporan berdasarkan Google Analytic bisa kita pakai buat mengukur sejauh mana kualitas konten kita. Caranya dengan memperhatikan tiga parameter berikut ini:
Pageviews: Melacak pageview atau tayangan halaman dari website atau blog akan menjadi indikator primer. Jika angkanya terus menerus mengalami peningkatan, meski nilainya mini , itu telah satu indikator bahwa konten Anda relatif berkualitas.

Dengan pertimbangan ini, tentu belum bisa dijadikan acuan primer. Tetapi sekali lagi, ini sebagai indikator yg akbar, bahwa konten yang dibentuk cukup berkualitas, lantaran didatangi sang banyak pengunjung.

Bounce Rate: Nilai bounce rate atau rasio pentanan atau bahasa sederhananya merupakan persentase pengunjung satu blog yg hanya membuka satu page lalu pulang (menutup browser) tanpa membuka laman lain sebagai sangat penting.
Semakin rendah nilai bounce rate satu website maka pertanda konten berkualitasnya meningkat. Maka mampu dipastikan jikalau nilai bounce rate-nya terlalu tinggi sebagai gejalah awal kualitas kontennya sangat rendah.
Nilai bounce rate yang tinggi inilah sebagai tolak ukur utama bahwa blog atau website Anda belum berhasil menyajikan konten berkualitas.

Tapi bagaimana mengetahui nilai bounce rate saya sudah ideal?

Memang tidak ada nomor pasti buat menjawab pertanyaan diatas. Tetapi menurut beberapa surat keterangan yang terdapat, nomor 70 persen kebawah sudah sanggup dikategorikan sebagai nilai ideal. Apalagi buat blog yg usianya 1 atau 2 tahun. Semakin tua satu blog maka nilainya harusnya makin kecil.

Session Duration: Durasi sesi homogen-rata perkunjungan atau Avg. Session Duration pula bisa dijadikan tolak ukur. Semakin usang durasinya maka akan berdampak baik. Itu artinya konten Anda berkualitas.
Namun, sekali lagi. Hal ini belum mampu dijadikan acuan, lantaran lama durasi satu blog dengan blog lain akan berbeda tergantung niche-nya. Satu tema dengan tema yg lain tentu punya perbedaan pada hal mencerna, sehingga data ini nir mutlak digunakan.

2. Lihat dari Jumlah Komentarnya
Kualitas satu blog yang punya konten menarik sanggup juga dilihat menurut jumlah komentarnya. Komentar yg timbul mengindikasikan bahwa orang-orang sudah percaya kepada Anda lantaran sudah melakukan sesuatu.

Komentar apalagi yang lalu berbentuk diskusi yang bersambung akan menambah nilai. Ini ialah, orang-orang sudah melihat satu nilai tambah berdasarkan goresan pena yg Anda buat sehingga mereka ingin bertanya atau sekedar berdiskusi.
Hanya, jenis komentar yg dievaluasi dalam hal ini bukan komentar spam. Atau komentar yg ujung-ujungnya menaruh link ke blog mereka. Komentar semacam ini belum mampu dijadikan acuan konten tersebut berkualitas.

3. Menerima Banyak Pertanyaan
Orang akan dengan bahagia hati mengajukan pertanyaan pada Anda jikalau mereka sudah nyaman menggunakan konten Anda. Itu artinya mereka menaruh perhatian dan konten yg disajikan punya trust sehingga poly orang yang ingin tahu.
Jika Anda sudah pernah menerika email contohnya "tolong direview blog aku " itu adalah satu tanda bahwa goresan pena yg Anda buat memang berkualitas. Pertanyaan pula mampu muncul melalui kolom komentar atau sosial media. Jadi jangan menolak apabila ada yang bertanya.

4. Punya Langganan Yang Banyak
Indikator lain yg sanggup dipakai buat mengukur kualitas blog adalah jumlah langganan newsletter atau RSS update terkini blog Anda. Jika jumlahnya semakin banyak, itu ialah semakin banyak yg penasaran menggunakan goresan pena-tulisan Anda.
Mereka mungkin saja mendapat isnpirasi menurut goresan pena Anda atau malah menerima pencerahan serta sebaginya. Itulah mengapa, jumlah langgaran ini menjadi indikator krusial karena mereka tidak ingin melewatkan postingan Anda.
Meski sekali lagi, ini belum mengklaim 100 %.

5. Punya Banyak Backlink
Banyak blogger yang berkata hal ini. Bahwa blog dengan konten yang berkualitas itu adalah yg punya banyak backlink atau link berdasarkan blog lain. Ini sanggup jadi satu indikator, tapi nir sebagai penilaian primer.
Karena poly sekali blog yg nilai backlinknya rendah tapi empat faktor diatas malah nilainya diatas homogen-homogen. Backlink yang tinggi sanggup jadi juga karena aktif bertukar link dengan blogger lainnya. Jadi hal ini belum sebagai faktor utama, tetapi indikasi, iya!.

Banyak sekali pandangan dan evaluasi mengenai konten berkualitas itu misalnya apa. Lima hal diatas mampu dijadikan petunjuk buat menilanya. Tetapi, sekali lagi, sampai waktu ini belum terdapat satu tools khusus yg diciptakan untuk mengukur kualitas konten.

Bagi tutorial, konten berkualitas itu adalah yg mampu memberi hal baru bagi orang lain. Bisa pada bentuk pandangan baru, pencerahan, pembelajaran atau berguna. Apapun itu, pada dasarnya konten yg berkualitas bukan berdasarkan hasil copy paste.
Salam Blogger serta Jangan Lupa Bahagia!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel