Iklan Responsive

3 Cara Menghasilkan Uang dari Toko Online Lazada

Mungkin banyak yg berpikir, e-commerce Lazada hanya sebagai loka belanja semata. Padahal, selain menjadi loka belanja, Lazada pula sanggup menjadi gudang mencari uang yang baik bila diseriusi.
Beberapa waktu kemudian, Blogooblok sudah pernah menulis keliru satu cara menghasilkan uang menurut Lazada.

Kali ini, selain cara yg pertama diatas, kita jua akan membahas dua cara lainnya. Cara ini bila dioptimalkan akan membawa dampak yg besar . Apa saja ketiga cara tadi, berikut tutorial uraikan satu persatu.

1. Affiliate
Program afiliasi Lazada memang cukup menjanjikan. Tidak galat bila beberapa netizen menyamakan acara afiliasi Lazada menggunakan milik Amazon. Memang secara tampilan dan penghasilan, masih jauh berdasarkan Amazon tapi secara generik keunggulannya sanggup dinobatkan menjadi Amazonnya Indonesia.
Meski program ini sudah poly yang tahu, namun masih sedikit yg sanggup mengoptimalkannya. Banyak diantara blogger yang hanya sekedar memasang banner Lazada pada blognya atau sekedar mengshare link afiliasinya ke sosial media. Cara ini memang baik, tapi tidak akan cepat membawa laba.

Salah satu yang sporadis dipakai sang netizen adalah Product Widget Generator dan Carousel Banner. Kedua wigdet yg disediakan secara cuma-cuma ini jika dimaksimalkan akan berdampak signifikan.
Widget Generator misalnya. Pada widget ini kita bisa menciptakan widget menggunakan produk eksklusif. Itu ialah kita sanggup menciptakan satu ulasan produk yg didalamnya kita selipkan link buat membeli langsung produk tadi.

Contohnya dibawah ini:
Dengan menjalankan metode ini, blogger yg relatif kesulitan mencari pandangan baru tulisan juga bisa memanfaatkan peluang tadi. Misalnya dengan membuat ulasan produk sesuai dengan istilah-kata sendiri berdasarkan produk yg ada di Lazada.
Karena hampir semua produk pada Lazada mempunyai keterangan yang panjang, ini bisa dimaksimalkan. Jadi sembari menulis jualan juga. Tapi sebaiknya, menjual dengan nada-nada yg menggugah, bukan memaksa.

2. Dropship
Banyak yg tidak percaya bila siapa saja mampu menjalankan sistem jual beli dropship lewat Lazada. Dari pengalaman yang penulis rasakan, malah sistem ini bisa jauh lebih besar menurut sistem affiliate.
Mungkin terdapat yg bertanya, bagaimana menjalankan sistem dropship di Lazada. Caranya relatif sederhana. Kita tinggal menentukan produk pada Lazada, lalu menawarkannya kepada orang. Jika tertarik minta bayaran, lalu pesankan barangnya, selesainya itu Lazada akan kirimkan.
Secara nir langsung sistem ini memang menempatkan kita sebagai marketernya Lazada. Namun, laba yg kita dapatkan sanggup berlipat-lipat. Kok sanggup?

Pertama, apabila telah sebagai affiliate Lazada maka belilah segala sesuatunya melalui link affiliate tadi. Sehingga kita permanen dapat laba dari acara afiliasi. Jika tidak mau akunnya tercampur aduk rata, maka buatlah satu akun spesifik buat membeli.
Kedua, Lazada merupakan toko online terbesar yang selalu punya bonus khusus. Carilah bonus berdasarkan barang yg Anda beli. Saat menjual kepada pelanggan, cukup perlihatkan harga orisinil barang tadi, tetapi ketika membayar masukkan voucer diskon yang Anda punya. Dengan begitu, selisih penjualan akan menjadi milik Anda pribadi.

Sistem ini sangat baik dilakukan di lingkungan kurang lebih. Karena dalam kenyataanya, masih banyak orang yang takut berbelanja online. Jadi kita mampu menempatkan diri sebagai mediator pembelian sekaligus penjamin mereka saat berbelanja online.

3. Seller
Cara yg terakhir ini tidak mampu dilakukan sang seluruh orang. Tapi bila Anda punya beberapa produk serta siap buat dijual, maka mimpi membentuk jutaan rupiah dari Lazada siap terealisasi.
Cara ini menggunakan sebagai seller atau penjual (bukan reseller). Pihak Lazada menyebutnya menggunakan sebutan merchant. Untuk mendaftar jadi seller pada Lazada, mulailah dengan mengisi data-data dalam link ini //www.lazada.co.id/marketplace/.

Memang kondisi dan ketentuan sebagai seller di Lazada relatif ketat apabila dibandingkan menggunakan situs jual beli lain seperti Tokopedia, Bukalapak atau OLX. Tetapi, sudah banyak kisah sukses orang-orang yg berjualan di Lazada yang tetap menjaga kualitasnya.
Mungkin masih mengingat kasus orang membeli iPhone 6 pada Lazada tetapi dapatnya sabun batangan. Itu merupakan salah satu contoh seller yg nakal, yang dalam akhirnya akan merugikan dirinya sendiri. Jadi, berjualanlah menggunakan baik serta santun bila mau untung gede.
Berikut video tutorial buat jadi seller pada Lazada:



3 cara membuat uang berdasarkan Lazada diatas bisa juga diterapkan di toko online lainnya. Tetapi, syarat utamanya jika mau berpenghasilan merupakan penekanan dan memang niat mencari uang. Kalau 2 hal itu nir ada, sama saja nol besar .
Jika terdapat pertanyaan, silahkan berkomentar di bawah ini. Atau terdapat pengalaman pada Lazada silahkan pada share.
Salam Blogger dan Jangan Lupa Bahagia!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel