Iklan Responsive

Perbedaan Jenis Short dan Long Tail Keyword

Keyword atau istilah kunci mempunyai dua jenis bentuk. Short dan Long Tail Keywords atau Ekor Pendek dan Ekor Panjang. Tentu buat memulai bisnis online, kedua macam keyword ini harus dipahami supaya tak salah mengartikan serta menyusun strategi pemasaran.

(Baca: Pentingnya Lakukan Riset Keyword Untuk Bisnis Online)

Mengapa kedua macam keyword ini harus dipahami, karena biasanya jenis short tail keyword itu sudah dikuasai sang website besar menggunakan tingkat persaingan ketat. Tetapi, menurut short tail itulah ada kemudian long tail keyword yg beraneka ragam.

Sebenarnya apasih Short serta Long Tail Keyword Itu?
Short tail atau ekor pendek adalah kata kunci primer yg umumnya hanya terdiri berdasarkan satu atau dua istilah. Misalnya, Harga Lenovo, Smarphone Lenovo, Lenovo Murah, Lenovo Terbaru serta lain-lain. Jenis semacam ini, punya tingkat persaingan yang tinggi.
Contohnya dalam gambar hasil pencarian berikut dengan kata kunci "HP Lenovo".

Kata "HP Lenovo" merupakan jenis short tail karena hanya terdiri menurut dua istilah. Dari output pencarian Google di atas terlihat sebanyak 39 juta web atau blog yg bersaing menggunakan istilah tadi. Keyword ini juga bernilai uang karena masih ada pula iklan pada output pencariannya. (Penting buat pemain Adsense).

(Baca: Mengaitkan Adsense menggunakan Google Custom Search pada Blog)

Sementara long tail keyword memiliki kata yg relatif panjang dibanding short tail. Pada dasarnya dia adalah versi lain berdasarkan short tail, namun dengan beberapa tambahan istilah yg menunjang. Contohnya merupakan kata "Hp Lenovo Bekas dan Murah".

Ketika istilah itu diketikkan pada mesin pencari, website yang didapatkan akan semakin sedikit. Itu ialah tingkat persaingan buat istilah kunci tadi masih sangat kecil. Contohnya output pencarian diatas, hanya masih ada 598 ribu situs yg menyasar istilah kunci tadi.
Tapi apakah semua istilah kunci panjang cantik? Tentu saja tidak. Kita wajib pula memperhatikan, apakah menggunakan istilah itu terdapat pengiklan atau nir. Jika masih, ialah kata kunci itu punya nilai. Namun nir hanya berakhir di punya nilai semata, akan tetapi jua apakah ada orang yg mencarinya.

Bisa saja persaingan buat istilah itu sedikit lantaran sama sekali tidak ada yg mencarinya. Untuk mengetahui hal ini, dilakukanlah riset dengan sejumlah alat-alat perang.
Bagi pemula yg menjalankan usaha online sangat disarankan menggunakan istilah kunci ekor panjang. Hal ini krusial supaya tidak cepat terlindas pada permainan keras.

Keunggulan Long Tail Keyword
Berikut merupakan beberapa hal penting, mengapa long tail keyword itu lebih bagus;

1. Lebih Bertarget 
Salah satu manfaat terbesar untuk istilah kunci ekor panjang merupakan Anda bisa lebih memahami maksud berdasarkan pencari. Dengan menargetkan istilah dengan pencarian terbatas, kemungkinan besar iklan atau situs Anda akan jauh lebih relevan menggunakan yang sahih-benar orang cari ketimbang pencarian dengan istilah yg lebih umum.
Ini akan membantu Anda buat lebih penekanan pada para pembeli yang memenuhi kondisi, yang akan menaikkan taraf konversi, dan kemungkinan menurunkan biaya dan menaikkan ROI (Return of Invesmen) atau balik modal.

2. Kurang Kompetisi 
Jika Anda menciptakan satu situs jual beli maka long tail keyword itu penting. Lantaran frase kata kunci ekor panjang masih kurang terkenal dan nir berlaku buat semua pencarian.
Dengan volume pencarian yang rendah kata inilah, pengiklan pula jauh lebih sedikit. Semakin sedikit pengiklan yang menawar istilah kunci itu, berarti potensi yg terdapat jauh lebih tinggi. Karena buat orang yang mencari, akbar kemungkinannya mengklik iklan serta akhirnya melakukan pembelian. Bagi penayang iklan juga akan mendapatkan laba.

3. Biaya Lebih Rendah 
Bayar per-klik iklan utamaya pada Google Adsense pada dasarnya adalah sebuah lelang buat kata kunci, maka long tail keyword sangat indah. Karena pesaing yg kurang, berarti tidak perlu menawar menggunakan harga sebesar buat kata kunci eksklusif atau frase tunggal.
Ini secara teoritis membuat porto per klik rata-rata dan CPA lebih rendah berdasarkan apa yang mungkin Anda habiskan buat kata kunci ekor pendek.

(Baca: Tutorial Dasar Memulai Bisnis Online)

Kekurangan Long Tail Keyword
Walau mempunyai sejumlah kelebihan, bukan tidak ada juga kekurangan memakai istilah kunci panjang. Walau pada dasarnya, kekurangan yang dimaksud bukan berarti penghambat. Hanya saja, proses yang diperlukan jauh lebih lama serta poly.
Berikut kekurangan long tail keyword;

1. Lalu Lintas yang Terbatas 
Sejak menetapkan pilihan pada istilah kunci ekor panjang, maka frase istilah kunci yang Anda sasar mungkin benar-benar khusus. Tapi Anda akan kehilangan pengunjung potensial yang mencari menggunakan kata kunci tunggal, dimana jumlahnya juga sangat banyak.
Karena tidak terlalu poly orang yg memakai frase ini saat mencari, maka volume pencarian jua mungkin sering kali sahih-sahih rendah serta bahkan sama sekali tak terdapat kunjungan ke situs Anda. Hal ini tidak selalu berarti tidak baik.

Kondisi ini memang nir membawa trafik yang tinggi sekaligus, namun hal ini membantu dalam menemukan orang-orang yg berkualitas. Bagi pengiklan hal ini penting agar nir menghabiskan dana buat iklan hanya buat mereka yg tidak membeli. Dengan berfokus pada beberapa kata kunci ekor panjang, Anda berpotensi menciptakan disparitas volume pencarian.

2. Harus Mengkonversi Istilah
Tidak sanggup dipungkiri, dari setiap kata kunci tunggal memiliki istilah-kata yang melekat. Sementara buat kata kunci menggunakan frase panjang, istilah-kata itu kadang harus dikonversi. Inilah pekerjaan tempat tinggal yg wajib diselesaikan.
Dengan memakai istilah kunci ekor panjang Anda wajib bersedia membangun merk berdasarkan bawah. Apalagi jika sedari awal telah mengusung kata dengan kepopuleran terbatas. Namun ini akan sebagai cikal-bakal keluarnya kosa kata baru pada internet serta Anda sebagai trenseternya. Walau untuk melakukan ini membutuhkan ketika.

Lalu, bagaimana menemukan kata kunci yg terbaik serta alat bantunya?
Meneliti long tail keyword nir tidak sama jauh berdasarkan mengembangkan daftar kata kunci lainnya. Ini adalah ide yg baik buat memulai menggunakan melihat kata pesaing, serta menganalisisa website Anda sendiri buat menerima inspirasi.

Melakukan riset kata kunci sanggup menggunakan berbagai cara, namun langkah yang paling terbaik merupakan dengan menggunakan tools atau indera bantu. Sehingga kita bisa melihat dengan kalkulasi data, hal ini krusial buat membangun taktik ketimbang hanya mengandalkan analisis mata.
Ada poly tools yang bisa digunakan untuk melakukan riset, mampu dengan memakai WordStream, Ubersuggest, Keywordtool dan yang paling direkomendasikan adalah Google Adwords: Keyword Planner. Cara paling terbaik pada melakukan riset yakni dengan mengkombinasikan tools.
Langkah-langkah riset akan dijelaskan pada postingan lain. Apabila terdapat pertanyaan atau tambahan, tak terdapat salahnya meninggalkan komentar pada kolom diskusi. Lantaran mengembangkan itu latif, dan sebaik-baiknya menyebarkan merupakan ilmu yg bermanfaat.
Happy Blogging.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel