Iklan Responsive

CONTOH SOAL NORMALITAS DAN PEMBAHASANNYA

Tutorial mata pelajaran kimia kita kali ini akan menyampaikan topik tentang Normalitas.
Tutorial pelajaran kimia sebelumnya telah poly mengupas mengenai "Contoh Soal Moralitas serta Pembahasannya" serta "Contoh Soal Molalitas serta Pembahasannya". Nah kini saatnya kita memami konsep Normalitas yg disertai menggunakan contoh soal dan pembahasannya jua.

Apa itu Normalitas ?

Normalitas merupakan besaran yang menyatakan jumlah mol ekivalen zat terlarut dalam tiap satuan volume larutan. Satuan normalitas merupakan normal (N) yang sama dengan mol ekivalen/liter.normalitas yg  dilambangkan dengan simbol (N) sudah memperhitungkan kation atau anion yg dikandung sebuah larutan.
Jika kita jangan lupa-ingat  ke pelajaran sebelumnya :
  • Molaritas , yaitu satuan konsentrasi yang menyatakan jumlah mol per satuan Volume.
  • Molalitas, yaitu satuan konsentrasi yang menyatakan jumlah zat terlarut dalam satuan berat.

Dan menggunakan memperhatikan definisi Normalitas di atas, maka Normalitas ini mirip menggunakan Molaritas. Cuma bedanya, pada Normalitas memperhatikan kation atau anion yang dikandung sebuah larutan.
1. Rumus hubungan antara Normalitas dan Molaritas secara matematis ditulis :
N = M x a ⇔ N =
n x a/V

Dimana :
  • N merupakan Normalitas
  • n merupakan jumlah mol
  • M merupakan Moralitas 
  • a merupakan valensi (banyaknya ion)
  • V merupakan volume

2. Rumus Normalitas jika diketahui ekivalen za terlarut dengan volume, secara matematis dapat ditulis :
N=
Ek/V

Dimana :
  • N merupakan Normalitas
  • Ek merupakan mol ekivalen dimana jumlah mol dikali jumlah ion H+ atau ion OH-
  • V merupakan volume

3. Jika n mol zat terlarut mengandung sebesar a ion H+ atau ion OH-, maka rumus mol ekivalen (ek) secara matematis ditulis sebgai berikut :
Ek = n x a
Dimana :
  • Ek merupakan mol ekivalen
  • n merupakan jumlah mol
  • a merupakan valensi (banyaknya ion)
Untuk asam, 1 mol ekivalen sebanding dengan 1 mol ion H+
Untuk basa, 1 mol ekivalen sebanding dengan 1 mol ion OH-

4. Rumus mencari Bobot Ekivalen (BE) yang secara matematis ditulis dengan :
BE =
Mr/a

Dimana :
  • BE adalah Bobot Ekivalen
  • Mr adalah massa molekul relativ
  • a merupakan valensi (banyaknya ion)

5. Rumus mencari Normalitas jika diketahui jumlah mol serta volume dalam ml (mL), dapat ditulis rumusnya menjadi berikut :
N =
m/Mr
x
1000/V
x a ⇔ N =
m/BE
x
1000/V

Dimana :
  • N merupakan Normalitas
  • m adalah massa zat terlarut
  • Mr merupakan massa molekul relative
  • a merupakan valensi (banyaknya ion)
  • V merupakan volume

Latihan Soal Normalitas dan Pembahasannya
Soal No.1Jika 0,5 liter larutan NaOH dibentuk dengan melarutkan 5 gr NaOH (Mr = 40) dalam air.hitunglah Normalitas larutan tersebut ?

Pembahasan
Langkah Pertama, kita cari jumlah mol NaOH dengan rumus :
n =
m/Mr

n =
5 gram/40
= 0,125 mol
Langkah Kedua, kita mencari valensi (banyaknya ion) :
Jumlah ion OH_, a = 1
Setelah itu kita dapatkan Ek (mol ekivalen) dengan rumus :
Ek = n x a
Ek = 0,125 x 1 = 0,125
Langkah terakhir, kita mencari nilai Normalitas dengan rumus :
N =
Ek/V

N =
0,125/0,5
= 0,25 N

Soal No.2Berapa gr larutan 0,25 N asam sulfat (Mr = 98) dalam 500 liter larutan ?

Pembahasan
Reaksi: H2SO4 → 2H+ + SO4-2
Normalitas = 0,25 N dan a (banyaknya ion) = 2 (terdapat dua ion H+)
Dengan demikian kita dapat mencari nilai Moralitas dengan rumus :
N = M x a
M =
N/a
=
0,25/2
= 0,125
Langkah berikutnya baru kita cari banyaknya gram larutan yang dibutuhkan dengan rumus (lihat bab Molaritas):
N =
m/Mr
x
1000/V
x a
M =
m/Mr
x
1000/V

0,125 =
m/98
x
1000/500

m =
0,125 x 98 x 500/1000
= 6,125 gram

Soal No.3Diketahui 98 gr H2SO4 dilarutkan dalam 500 ml larutan, berat jenis larutan 1,1 gr/ml (Mr =98). Hitunglah :
a. Bobot Ekivalennya
b. Normalitas larutan tadi

Pembahasan
a. Bobot Ekivalennya
Reaksi: H2SO4 → 2H+ + SO4-2
Jadi larutan H2SO4 mempunyai dua ion H+ , menggunakan demikian a= 2
Mr berdasarkan H2SO4 adalah 98
Kemudian cari Bobot Ekivalennya dengan rumus :
BE =
Mr/a
=
98/2
= 49
b. Normalitas larutan
Gunakan rumus no.lima :
N =
m/BE
x
1000/V

N =
98/49
x
1000/500
= dua x dua = 4 N

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel