Iklan Responsive

CONTOH SOAL LISTRIK DINAMIS BESERTA JAWABANNYA

Pada kesempatan kali ini, yaitu dalam mata pelajaran fisika, topik kita kali ini adalah tentang Listrik Dinamis dimana akan tersaji banyak sekali macam serta bentuk soal-soal yg seringkali diujikan dalam ujian.

Materi tentang Listrik Dinamis dalam dasarnya telah kita bahas dalam tutorial terdahulu menggunakan judul : Contoh Soal Rangkaian serta Hambatan Listrik. Bahkan pada materi tersebut telah masih ada beberapa soal yg disertai pula dengan pembahasan. Menimbang banyaknya permintaan supaya jumlah soal serta cakupan pertanyaan ditambah, maka pada kesempatan ini kita akan coba tahu banyak sekali jenis contoh-contoh soal yg sering ditanyakan dalam pokok bahasan : Listrik Dinamis.

Kumpulan Soal Listrik Dinamis serta Pembahasannya

Soal No.1Jika pada kawat mengalir kuat arus sebanyak lima A. Berapakah jumlah muatan yang melewati luas penampang kawat pada saat 1 mnt ?
Pembahasan
I =
q/t

5 =
q/60

q = lima x 60 = 300 Coulomb

Soal No.2Gambar di bawah ini merupakan salah satu cara buat menentukan hambatan sebuah penahan :
Tentukanlah besarnya kendala dengan mengunakan hukum Ohm bila pada voltmeter terbaca 3 Volt sedangkan pada amperemeter terbaca 2mA ?

Pembahasan
Pada voltmeter dianggap nir mengalir arus listrik karena kendala dalamnya yg sangat akbar dibanding R, sebagai akibatnya bisa kita anggap arus yang terbaca dalam amperemeter adalah juga arus yang mengalir pada penahan sehingga dari aturan Ohm, kendala bisa dihitung menggunakan persamaan :
R =
V/I

R =
3/2x10-3
= 1,lima kΩ

Soal No.tiga (UN 2012)
Coba anda perhatikan gambar pada bawah ini :
Berapakah kuat arus listrik yang mengalir dalam hambatan R2 ?
A.   0,7 A
B.   1,3 A
C.   dua,0 A
D.   3,0 A
E.   tiga,tiga A

Pembahasan
a. Terlebih dahulu, kita cari hambatan total R2 serta R3 dimana kedua kendala tadi secara paralel, maka kendala totalnya :
1/Rtotal(dua,tiga)
=
1/R2
+
1/R3

1/Rtotal(dua,tiga)
=
1/3
+
1/6

1/Rtotal(dua,tiga)
=
2 + 1/6
=
3/6

Rtotal(dua,tiga) =
6/3
= dua Ω
b. Langkah berikutnya kita cari kendala total antara R1 menggunakan Rtotal(2,3), dimana rangkaian ini disusun secara seri, maka hambatannya adalah :
Rtotal(1,2,tiga) = R1 + Rtotal(2,tiga)
Rtotal(1,2,3) = 1 + 2 = tiga Ω
c. Langkah ketiga merupakan dicari arus totalnya :
I =
V/Rtotal(1,2,3)

I =
6/3
= 2 A
d. Kemudian baru kita cari arus yang mengalir dalam R2 dimana disini kita namakan I2. Maka arusnya adalah :
I2 =
R2/R2 + R3
x I
I2 =
3/3 + 6
x 2
I2 =
2/3
x 2 = 1,tiga A
Jawab : B , dimana arus listrik yg mengalir pada kendala R2 adalah 1,tiga A.

Soal No.4Misalkan masih ada sebuah dawai logam yang panjangnya adalah 1 centimeter serta mempunyai diameter 5 mm serta resistivitasnya 1,76 x 10-8 ohm.meter, berapakah resistansi dari kawat tersebut ?

Pembahasan
l = 1 cm = 0,01 m = 10-2 m
r = 1/2 diameter = dua,lima mm = 2,5x10-3 m
Kemudian pakai persamaan :
R = ρ
l/A

Dimana A merupakan luas penampang lingkaran πr2,sehingga :
R = ρ
l/2πr2

R = (1,76 x 10-8)
10-2/dua(3,14)(2,5x10-tiga)2
≈ 4,6x10-6 Ω

Soal No.5Nilai resistansi tembaga dalam temperatur 0oC merupakan 3,45 ohm. Berapakah resistansinya apabila temperatur naik sebagai 50oC, jika diketahui α =4,3 x10-3 C-1 ?

Pembahasan
R = R0(1 + α . ΔT)
R = tiga,35(1 + 4,3x10-tiga .(50 - 0)
R = tiga,35(1 + 215x10-3
R = 4,57 Ω

Soal No.6Mula-mula hambatan sebuah kawat nikelin adalah 5 ohm. Berapakah hambatannya bila panjang serta diameter kawat nikelin tersebut diperbesar 2 kali semula ?

Pembahasan
Misalkan Panjang serta Diameter mula-mula kawat nikelin tersebut dilambangkan dengan L1 serta D1
Jika diperbesar dua kali, maka : L2 = 2L1 serta D2 = 2D1
Sehingga jari-jarinya : r1 =
1/2
D1 serta r2 =
1/2
D2 =
1/2
2D1 = D1
Karena suatu dawai memiliki luas penampang berbentuk bulat maka mengunakan rumus luas bundar :
A = πr2
A1 = π(1/2D1)dua = A1 =
πD12/4

A2 = π(1/2D2)dua = π(1/2x2D1)2 = A2 =
πx(2D12)/4
=
4πx(D12)/4
= 4A1
Langkah berikutnya adalah mencari hambatan, ingat rumus mencari kendala :
R1 = ρ
l1/A1
= ρ
L1/A1

Karena kita akan mencari hambatan setelah panjang serta diameter kawat nikelin tersebut diperbesar dua kali, maka :
R2 = ρ
l2/A2

R2 = ρ
2L1/4A1

R2 =
1/2
ρ
L1/A1
=
1/2
R1 =
1/2
lima = dua,5 Ohm
Jadi Hambatannya setelah panjang serta diameter diperbesar dua kali adalah 2,5 Ohm

Soal No.7 (UN 2000)Diketahui sebuah rangkaian listrik misalnya gambar di bawah ini merupakan :
Maka hambatan total menurut ketiga pelawan tadi adalah :
A. 9,0 Ω
B. 7,0 Ω
C. 5,2 Ω
D. 9,dua Ω

Pembahasan
Langkah Pertama, cari dulu kendala pada rangkaian paralelnya :
1/Rp
=
1/2
+
1/3
=
2 + 3/6
=
5/6

Rp =
6/5
= 1,dua Ω
Langkah berikutnya Jumlahkan total rangkaian paralel yang barusan kita cari dengan kendala lainnya, dimana rangkaiannya adalah seri :
Total Hambatan = 1,dua Ω + 4 Ω = 5,2 Ω
Jawab C

Soal No.8 (UN 2011)Perhatikan gambar rangkaian listrik dibawah ini :
Bila hambatan pada asal tegangan masing-masing 0,5Ω , akbar kuat arus yg melalui rangkaian tersebut merupakan ...
A. 0,5 A
B. 1,5 A
C. 1,8 A
D. 4,5 A
E. Lima,4 A

Pembahasan
Dari gambar rangkaian diatas, kendala totalnya merupakan jumlah hambatan luar (R) ditambah menggunakan kendala pada (r).
Untuk menyelesaikannya, kita pakai Hukum II Kirchhoff dimana :
ΣE = I . Rt
R + r = I . Rt
18 + (−9) = I × (dua + 3 + 0,5 + 0,lima)
9 = 6.I
I =
9/6
= 1,5 A
Jawab : B

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel