Pengertian Kedaulatan Menurut Sejarahnya dan Menurut Urutan Waktunya

Pengertian Kedaulatan

proxy?url=http%3A%2F%2F1.bp.blogspot.com%2F--lfdLbNw9zk%2FVCbNg6T-4kI%2FAAAAAAAABCU%2FL6dfZUi40UA%2Fs1600%2FNew%252BPicture%252B(5).bmp&container=blogger&gadget=a&rewriteMime=image%2F*


Mula-mula, Kedaulatan diartikan menjadi kekuasaan tertinggi yang bersifat mutlak, karena nir ada kekuasaan lain yg mengatasinya ( superlatif ).


Jean Bodin ( 1530 – 1596 ) yg pertama kali mengemukakan teori kedaulatan ini dengan definisi bahwa kedaulatan merupakan kekuasaan tertinggi terhadap para warga negara dan masyarakat tanpa suatu restriksi undang-undang. Raja tidak terikat oleh undang-undang.
Kedaulatan MenurutSejarahnya serta Menurut Urutan Waktunya

·KEDAULATAN TUHAN

            Ajaran inimenerangkan bahwa kekuasaan tertinggi terletak dalam Tuhan. Tuhan yangmenciptakan alam semesta ini, segala makhluk hayati di global juga di jagadraya. Oleh karena itu, dalam teori kedaulatan ini, Tuhan-lah dipercaya yangberkuasa pada suatu negara.
            Tokoh dalam teoriini yaitu Thommas Aquinos,yang beropini bahwa kekuasaan / kedaulatan tertinggi suatu negara yaituterletak dalam Tuhan karena Tuhan-lah sebagai pencipta alam semesta ini besertasegala isinya.
·KEDAULATAN RAJA-RAJA

            Kedaulatan Tuhanhancur lantaran wakil Tuhan pada global ini dapat dikalahkan sang raja-raja sehinggakepercayaan rakyat terhadap wakil Tuhan di global ini pudar, karena wakil Tuhanmudah ditaklukkan sang Raja-Raja sebagai akibatnya ada Kedaulatan Raja-Raja.

Ajaran Kedaulatan Raja-Raja ini usang kelamaan ditolakoleh masyarakat karena sifat raja yg sewenang-wenang. Rakyat tidak dapat tempatperlindungan lagi dari raja serta warga mulai sadar, Kedaulatan Raja yang tidakterbatas dan sewenang-wenang tadi tidak bisa dipertahankan lagi.

·KEDAULATAN RAKYAT

Ajaran yg memberi kekuasaan atau kedaulatan tertinggi ke tanganrakyat atau pula disebut pemerintahan berdasarkan masyarakat sang rakyat serta buat rakyatatau pada Bahasa Inggris disebut “Government from the people, by the peopleand for the people”.

Tokoh pada teori Kedaulatan Rakyat ini merupakan J.J. Rousseauyang menyatakan bahwa, terdapat 2 macam kehendak rakyat, yaitu :
├╝Kehendak Rakyat Seluruhnya ( volente de tours )

├╝Kehendak Sebagian Dari Rakyat ( volente gene rale )


·KEDAULATAN NEGARA

Ajaran kedaulatan negarasebenarnya adalah kelanjutan ajaran kedaulatan raja pada susunan kedaulatanrakyat. Ajaran ini muncul pada Jerman buat mempertahankan kedudukan raja yangpada ketika itu menerima dukungan dari tiga lapisan warga . Oleh karenaajaran kedaulatan masyarakat sangat populer di kalangan rakyat Jerman maka rajamembuat ajaran baru buat menandingi ajaran kedaulatan masyarakat. Dalam ajaranini, rakyat menciptakan dirinya sebagai negara, sehingga rakyat itu identikdengan negara. Kalau warga itu berdaulat, berarti negara juga berdaulat. Akantetapi negara itu memiliki arti yang abstrak sehingga muncul sebuahpertanyaan, yaitu : Siapakah yg memegang kekuasaan negara ? Jawabannya yaitu,yg memegang kekuasaan negara tidak lain dan nir bukan merupakan Raja sendiri.

Pengertian negarayang abstrak itu dikonkritkan dalam tubuh raja. Ajaran ini disebut Verkulpringstheorieyang adalah negara bermetamorfosis pada tubuh raja.

  • KEDAULATAN HUKUM

Ajaran Kedaulatan Hukum adalah ajaran yg paling terkini yang masihberlaku sampai sekarang. Tokoh dalam teori kedaulatan aturan ini merupakan Krabbeyang mengemukakan bahwa kekuasaan tertinggi itu tidak terletak pada kehendakpribadi berdasarkan pada raja, melainkan terletak pada aturan yg tidak berpribadiatau onpersonlijk.


Yang sebagai sumber hukum adalah kesadaran aturan berdasarkan pada manusia yangmerupakan alat pengukur buat menentukan baik tidaknya suatu peraturan hukumyang berlaku karena nir sang serta sinkron menggunakan kesadaran hukumnya.

Krabeberpendapat bahwa kekuasaan itu nir bersumber dalam kekuasaan pribadi raja.kalau rakyat negara taat pada peraturan undang-undang, itu tidak disebabkankarena dia mentaati raja melainkan undang-undang itu dibentuk oleh parlemen yangmembawakan kesadaran aturan rakyatnya.
Tentang-soal.