Iklan Responsive

Membeli Akun Adsense Perlukah

TENTANG ILMU.com. Membeli Akun Adsense, Perlukah?, Sebuah pertanyaan yang kemungkinan ketika ini terdapat pada benak para blogger yg kebetulan belum diterima buat menjadi publisher google adsense. Seperti kita ketahui beserta, bahwa buat saat ini buat diterima sebagai publisher adsense itu sangat sulit sekali.

Membeli akun adsense adalah sebagai sebuah kemungkinan yg dijadikan alternatif bagi para blogger yg kebetulan telah sekian lama ditolak serta  ditolak terus pada pengajuan permohonannya buat menjadi publisher adsense.

Membeli Akun Adsense, Perlukah?

Akhir-akhir ini poly sekali blogger yg ingin membeli akun adsense, serta begitu pula kebalikannya poly pula yang menunjukkan mau jual akun adsense. Sebenarnya pihak google sendiri nir terdapat itu jual beli akun sendiri, dan kemungkinan besar jual beli adsense itu sendiri jua cuma ada pada Indonesia.

Saya sendiripun pernah ditawari sebuah akun adsense ketika saat itu selalu gagal diterima dalam meminang oleh bidadari adsense non hosted alias full approve, serta bahkan hingga waktu ini kami malah berteman dan tak jarang ngobrol di facebook. Tetapi dalam ketika itu aku tetap menetapkan untuk berjuang sendiri hingga diterima lamaran aku .

Silahkan simak jua : Solusi Daftar Adsense2019 Agar Tidak Digantung

Sekarang pertanyaanya adalah, Perlukah kita membeli akun adsense?

Terlepas menurut perlu atau tidaknya membeli akun adsense serta atau dengan cara mendaftar sendiri buat mendapatkannya, sesudah melalui proses tersebut barulah akan kita sadari seberapa berharganyakah akun adsense itu.

Ketika nanti Anda sudah memiliki akun adsense baru akan Anda ketahui bahwa ternyata untuk menerima uang menggunakan sebagai publisher adsense itu tidaklah mudah semudah membalikkan telapak tangan.

Pengalaman pribadi aku sendiri, saya diterima adsense hosted pada pertengahan agustus2019 dan dalam bulan september hingga oktober iklan pada blog aku sempat fakum karena perubahan blogspot.com ke co.id, dan perubahan domain aku yang menjadi TLD.

Baru mulai lepas 17 November iklan pada blog aku mulai aktif lagi selesainya permohonan upgrade ke adsense non hosted aku disetujui. Terhitung berdasarkan mulai aku diterima sampai ketika ini, saya belum bisa PO.

Dengan semakin banyaknya blogger yg bermunculan setiap harinya, persaingan akan semakin ketat buat memperebutkan tampil di halaman pertama milik google. Dan itu akan sangat berpengaruh dalam penghasilan yg akan kita dapatkan berdasarkan menjadi publisher adsense itu sendiri.

Amankah Membeli Akun Adsense Dari Orang Lain

Dengan semakin banyaknya orang yg terobsesi buat emndapatkan uang melalu google adsense, tentunya poly jua orang yg tidak bertanggungjawab menggunakan memanfaatkan situasi ini buat meraup keuntungan.

Banyak sekali waktu ini yg memperlihatkan jual beli akun adsense, tetapi yang harus Anda waspadai merupakan, jangan sampai Anda tertipu menggunakan adsense-adsense bodong yang belum tetntu dapat dipertanggungjawabkan.

Akan lebih memiliki makna tersendiri jika kita mampu menerima akun adsense dengan cara kita mendaftar daripada mendapatkannya menggunakan cara membeli.

Saya sendiri adalah blogger pemula yg belum tau begitu banyak mengenai global juga ilmu blogging. Saya sendiri belum begitu faham, serta kemungkinan besar hanyapihak google adsense sendirilah yang tau blog yg bagaimanakah yg pantas menjadi publisher adsense.

Namun Anda jua sudah tau jika google itu suka akan kesederhanan dan hal-hal yg unik dan bermanfaat, hal-hal yang dianggap unik sang google merupakan hal yang belum ada atau belum terlalu poly ada di internet. Dan menjadi blogger Anda harus pintar buat memanfaatkan hal itu supaya blog Anda disukai oleh google, dan itu adalah keliru satu peluang untuk diterima Adsense.

Demikian apa yg sanggup aku sampaikan pada kesempatan ini mengenai Perlukah Anda membeli akun adsense. Dan bagi Anda yang kebetulan belum diterima, tetaplah semangat dan teruslah menulis untuk blog Anda, lantaran tidak akan ada perjuangan yang sia-sia. Semoga bermanfaat, Wasalam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel