Makna Filsafat Sebagai Pandangan Hidup

Makna Filsafat
Filsafat Sebagai Pandangan Hidup

Filsafat dikatakan sebagai pandangan hidup lantaran filsafat pada hakikatnya bersumber dalam hakikat kodrat eksklusif manusia. Hal ini berarti bahwa filsafat berdasarkan pada penjelmaaan manusia secara total serta sentral sinkron menggunakan hakikat manusia sebagai makhluk monodualisme (manusia secara kodrat terdiri dari jiwa serta raga).

  • Manusia secara total serta sentral pada dalamnya memuat sekaligus menjadi sumber penjelamaan bermacam-macam filsafat sebagai berikut :
  • Manusia dengan unsur raganya bisa melahirkan filsafat biologi.
  • Manusia dengan unsur rasanya dapat melahirkan filsafat estetika (keindahan).
  • Manusia unsur monodualismenya dapat melahirkan filsafat antropologi.
  • Manusia dengan kedudukannya menjadi makhluk Tuhan dapat melahirkan filsafat Ketuhanan.
  • Manusia menjadi makhluk sosial bisa melahirkan filsafat sosial.
  • Manusia menjadi makhluk berakal bisa melahirkan filsafat berpikir (logika).
  • Manusia dengan unsur kehendaknya buat berbuat baik dan tidak baik dapat melahirkan filsafat tingkah laris (etika).
  • Manusia dengan unsur jiwanya bisa melahirkan filsafat psikologi.
  • Manusia menggunakan segala aspek kehidupannya dapat melahirkan filsafat nilai (aksiologi).
  • Manusia serta sebagai masyarakat negara dapat melahirkan filsafat Negara.
  • Manusia dengan unsur kepercayaannya kepada unsur supernatural bisa melahirkan filsafat agama.

Filsafat sebagai etos merupakan suatu etos yang dijadikan dasar  setiap tindakan dan tingkah laris pada kehidupan sehari-hari, pula dipergunakan buat menuntaskan problem-dilema yang dihadapi pada hayati.
Tentang-soal.