Iklan Responsive

MAKALAH KIMIA KESETIMBANGAN

KATA PENGANTAR

Puji serta syukur kehadirat Allah SWTatas segala limpahan rahmat serta hidayah-Nya sehingga saya bisa menyelesaikanpenyusunan makalah ini menjadi tugas remedial. Saya sudah berusaha semaksimalmungkin pada menyusunnya. Namun tentunya menjadi insan biasa nir akanluput dari kesalahan dan kekurangan. Harapan saya semoga mampu sebagai koreksidi masa mendatang agar lebih baik berdasarkan sebelumnya.
Pada dasarnya makalah ini saya buat khususuntuk membahas tentang Hukum Terodinamika. Untuk lebih jelas simak pembahasandalam makalah ini. Mudah-mudahan makalah ini bias menaruh pengetahuan yangmendalam tentang termodinamika kepada kita seluruh.
Makalah ini masih poly memilikikekurangan. Tak terdapat gading yg tak retak. Oleh karena itu, aku mengharapkankritik dan saran berdasarkan teman-sahabat buat memperbaiki makalah selanjutnya.sebelum serta sesudahnya aku ucapkan terimakasih.

Kendari, 260ktober2019

                                                                                                                 Penyusun


DAFTAR ISI

KATAPENGANTAR                      ……………………………………………………i
DAFTARISI                                     ……………………………………………………ii
BABI. PENDAHULUAN
I.1LatarBelakang                       …………………………………………………...1
I.2RumusanMasalah                  …………………………………………………...1
I.3Tujuan                                    …………………………………………………...1
BAB II. PEMBAHASAN
II.1konsepdasar  Termodinamika  …………………………………………………...2
II.2keadaantermodinamika            …………………………………………………...3
II.3hukum-aturan termodinamika …………………………………………………..4
BAB. III PENUTUP
Kesimpulan                                        …………………………………………………..5
DAFTAR PUSTAKA                       ………………………………………………......5


BAB I
PENDAHULUAN

I.1LatarBelakang


Termodinamika asal daribahasa Yunaniyaitu: thermos artinya panas dan dynamic ialah perubahan. Termodinamika adalahkajian tentang kalor (panas) yg berpindah. Dalam termodinamika akan banyak dibahas tentang sistem serta lingkungan. Kumpulan benda-benda yang sedang ditinjaudisebut sistem, sedangkan seluruh yg berada pada sekeliling (pada luar) sistemdisebut lingkungan.
Pada sistem pada mana terjadi proses perubahan wujudatau pertukaran tenaga, termodinamika klasik nir berhubungan dengan kinetika reaksi (kecepatan suatu proses reaksiberlangsung). Lantaran alasan ini, penggunaan istilah termodinamika biasanyamerujuk pada termodinamika setimbang. Dengan interaksi ini, konsep utama dalamtermodinamika adalah proses kuasistatik.
Karena termodinamika tidak berhubungan dengan konsep waktu, telah diusulkan bahwa termodinamika setimbangseharusnya dinamakan termostatik. Hukum termodinamika kebenarannya sangat umum,dan aturan-hukum ini nir bergantung pada rincian dari hubungan atau sistemyang diteliti. Ini berarti bisa diterapkan ke sistem pada mana seorang tidaktahu apa pun kecual perimbangan transfer energi serta wujud di antara mereka danlingkungan.

I.2RumusanMasalah


Adapun rumusan perseteruan sebagai berikut :
1.apapengertian serta aplikasi aturan termodinamika ?
2.apa danbagaimana hokum termodinamika ?

I.3Tujuan
1.apa pengertian dan jenis-jeniskesetimbangan?
2.sebutkan faktor-faktor yangmempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan?
3.apa hubungan kuantitatif antarapereaksi dan output reaksi?


Adapuntujuan berdasarkan makalah ini merupakan sebagai berikut :
1.memberikan penerangan mengenai hal – hal dasar dalam Thermodinamika.
2.memberikan pengetahuan kepada pembaca mengenai Hukum Termodinamika.
BAB II
PEMBAHASAN

II.1 KonsepDasar Dalam Termodinamika


Pengabstrakan dasar atastermodinamika adalah pembagian global sebagai sistem dibatasi sang kenyataanatau ideal menurut batasan. Sistem yang nir termasuk dalam pertimbangandigolongkan sebagai lingkungan. Dan pembagian sistem sebagai subsistem masihmungkin terjadi, atau membentuk beberapa sistem menjadi sistem yang lebihbesar. Biasanya sistem dapat diberikan keadaan yg dirinci menggunakan jelas yangdapat diuraikan sebagai beberapa parameter.

Sistem termodinamika adalah bagiandari jagat raya yg diperhitungkan. Sebuah batasanyang konkret atau khayalan memisahkan sistem menggunakan jagat raya, yg disebutlingkungan. Klasifikasi sistem termodinamika menurut pada sifat batassistem-lingkungan serta perpindahan materi, kalor dan entropi antara sistem danlingkungan.

Ada 3 jenis sistem dari jenis pertukaran yang terjadi antarasistem serta lingkungan:
a.sistem terisolasi: tidak terjadipertukaran panas, benda atau kerja menggunakan lingkungan. Contoh menurut sistemterisolasi merupakan wadah terisolasi, seperti tabung gas terisolasi.
b.sistem tertutup: terjadi pertukaranenergi (panas dan kerja) tetapi tidak terjadi pertukaran benda denganlingkungan. Rumah hijau adalahcontoh berdasarkan sistem tertutup pada mana terjadi pertukaran panas namun tidakterjadi pertukaran kerja menggunakan lingkungan. Apakah suatu sistem terjadipertukaran panas, kerja atau keduanya biasanya dipertimbangkan menjadi sifatpembatasnya:
1)pembatas adiabatik: tidakmemperbolehkan pertukaran panas.
2)pembatas rigid: tidakmemperbolehkan pertukaran kerja.
c.sistem terbuka: terjadi pertukaranenergi (panas serta kerja) dan benda dengan lingkungannya. Sebuah pembatasmemperbolehkan pertukaran benda disebut permeabel. Samudra adalah contoh berdasarkan sistem terbuka.


11.2 Keadaan Termodinamika


Ketika sistem pada keadaan seimbangdalam kondisi yg ditentukan, ini disebut dalam keadaan pasti (atau keadaansistem). Untuk keadaan termodinamika eksklusif, poly sifat berdasarkan sistemdispesifikasikan. Properti yg nir tergantung menggunakan jalur pada mana sistemitu menciptakan keadaan tadi, diklaim fungsi keadaan berdasarkan sistem. Bagianselanjutnya dalam seksi ini hanya mempertimbangkan properti, yg merupakanfungsi keadaan.
Jumlah properti minimal yang harusdispesifikasikan untuk menyebutkan keadaan dari sistem tertentu dipengaruhi olehHukum fase Gibbs. Biasanya seseorang berhadapandengan properti sistem yg lebih besar , menurut jumlah minimal tersebut.

a. Bisnis luar


Usaha luar dilakukan oleh sistem,apabila kalor dibubuhi (dipanaskan) atau kalor dikurangi (didinginkan) terhadapsistem. Jika kalor diterapkan pada gas yg mengakibatkan perubahan volume gas,bisnis luar akan dilakukan oleh gas tersebut. Usaha yg dilakukan sang gasketika volume berubah menurut volume awal V1 sebagai volumeakhir V2 dalam tekanan p kontinu dinyatakan sebagai hasilkali tekanan menggunakan perubahan volumenya.
W= PV=P[V2-V1]
b. Tenaga dalam


Suatu gas yg berada pada suhu tertentu dikatakanmemiliki tenaga dalam. Energi dalam gas berkaitan dengan suhu gas tersebut danmerupakan sifat mikroskopik gas tadi. Meskipun gas nir melakukan ataumenerima bisnis, gas tersebut dapat memiliki tenaga yg nir tampak tetapiterkandung pada gas tadi yang hanya dapat dicermati secara mikroskopik.

Berdasarkan teori kinetik gas, gas terdiri ataspartikel-partikel yg berada dalam keadaan mobilitas yang acak. Gerakan partikelini ditimbulkan energi kinetik homogen-rata menurut seluruh partikel yg berkiprah.energi kinetik ini berkaitan menggunakan suhu mutlak gas. Jadi, energi dalam dapatditinjau menjadi jumlah keseluruhan energi kinetik dan potensial yangterkandung dan dimiliki oleh partikel-partikel pada pada gas tersebut dalamskala mikroskopik. Dan, tenaga pada gas sebanding menggunakan suhu absolut gas. Olehkarena itu, perubahan suhu gas akan mengakibatkan perubahan tenaga dalam.
11.tiga  Hukun- Hokum Termodinamika

  1. Hukum Awal (Zeroth Law) Termodinamika
b.hukum ini menyatakan bahwa duasistem dalam keadaan setimbang menggunakan sistem ketiga, maka ketiganya dalamsaling setimbang satu dengan lainnya.
  1. Hukum Pertama Termodinamika
d.hukum ini terkait menggunakan kekekalanenergi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamikatertutup sama menggunakan total dari jumlah tenaga kalor yang disuplai ke dalamsistem serta kerja yang dilakukan terhadap sistem.
  1. Hukum kedua Termodinamika
f.hukum kedua termodinamika terkaitdengan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropi menurut suatu sistemtermodinamika terisolasi cenderung buat semakin tinggi seiring dengan meningkatnyawaktu, mendekati nilai maksimumnya.
  1. Hukum ketiga Termodinamika
h.hukum ketiga termodinamika terkaitdengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa padasaat suatu sistem mencapai temperatur nol mutlak, seluruh proses akan berhentidan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini pula menyatakanbahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolutbernilai nol.




BAB III
PENUTUP

a..kesimpulan

Terdapat empat Hukum Dasar yang berlaku pada dalamsistem termodinamika, yaitu:
ØHukum Awal (ZerothLaw) Termodinamika
Hukum inimenyatakan bahwa 2 sistem dalam keadaan setimbang menggunakan sistem ketiga, makaketiganya dalam saling setimbang satu dengan lainnya.
ØHukum Pertama Termodinamika
Hukum initerkait dengan kekekalan energi. Hukum ini menyatakan perubahan energi dalam dari suatu sistem termodinamikatertutup sama menggunakan total dari jumlah tenaga kalor yang disuplai ke dalamsistem serta kerja yang dilakukan terhadap sistem.
ØHukum keduaTermodinamika
Hukum keduatermodinamika terkait menggunakan entropi. Hukum ini menyatakan bahwa total entropidari suatu sistem termodinamika terisolasi cenderung buat semakin tinggi seiringdengan meningkatnya ketika, mendekati nilai maksimumnya.
ØHukum ketigaTermodinamika
Hukum ketigatermodinamika terkait dengan temperatur nol absolut. Hukum ini menyatakan bahwa padasaat suatu sistem mencapai temperatur nol mutlak, seluruh proses akan berhentidan entropi sistem akan mendekati nilai minimum. Hukum ini pula menyatakanbahwa entropi benda berstruktur kristal sempurna pada temperatur nol absolutbernilai nol.

b.  saran
siapapun yang membaca makalah saya ini aku harap nir perfikir bahwamakalah yang aku buat ini hasil menurut copy paste.








MAKALAH KIMIA
[ KESETIMBANGAN ]



NAMA: JAYATI
STAMBUK: A1C313020
PROG. STUDI: PEND. FISIKA
JURUSAN: PEND. MIPA



FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI2019
Tentang-soal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel