Hubungan Status Sosial Antara Kemiskinan dan Kebodohan

New%2BPicture%2B(1).bmp

Pada umumnya kebodohan memang cenderung dikaitkan dengan kemiskinan. Tapi perlu dipertanyakan lagi. Kebodohan yg dimaksudkan merupakan kebodohan yang misalnya apa? Apakah kebodohan akan ilmu pengetahuan? Perlu diingat, ilmu pengetahuan sangat luas. Jika seorang nir mengerti akan suatu ilmu pengetahuan, mungkin beliau mengerti ilmu pengetahuan yg lain. Belum tentu orang yg dicap menjadi orang udik, belum tentu ia bodoh misalnya apa yg kita bayangkan. 

Kebanyakan orang yang nir berpendidikan dicap sebagai orang kolot, akan tetapi jangan dulu berpikiran demikian. Kebanyakan pula orang yg tidak berpendidikan merupakan kaum marjinal yg berekonomian rendah. Hal ini mungkin terjadi karena banyak sekali faktor. Faktor mental menjadi salah satu pemicunya. 

Dengan menuntut ilmu, secara nir pribadi mental kita pun terasah buat sebagai langsung yg mandiri serta memilliki bekal cukup buat mengarungi kehidupan. 

Kita hidup di dunia terkini dituntut buat selalu mengikuti arus kemajuan zaman. Dengan pendidikan, kita terbuka menuju kehidupan yg lebiih baik, lebih mengklaim kita buat berinteraksi dengan dunia luar. 

Maka itulah orang yg berpendidikan lebih terjamin kehidupannya. Entah itu kehidupan ekonomi, sosial, serta lain lain

Bodoh = Tak Menguasai Ilmu = Kurang Berpendidikan = Miskin-Ilmu . 
Allah / Tuhan berjanji akan menganugerahi hamba-hamba-Nya yg ber-ILMU posisi yang setingkat lebih tinggi martabatnya . Artinya , orang yang menguasai Ilmu akan lebih mapan ekonominya lantaran dia lebih mampu membuatkan kreativitas dan mengelola kehidupannya.
Contoh konkrit: Kertas ditangan orang yg bodoh hanya bisa dia bikin kantong /pembungkus . Tapi bila ditangan orang yg punya Ilmu , maka kertas sanggup berubah ujud sebagai majemuk bentuk produk yg mempunyai nilai-jual yang lebih tinggi daripada hanya dibuat kantong / pembungkus kacang

Kemiskinan merupakan keliru satu masalah yang selalu dihadapi sang manusia, bila serta di manapun mereka berada 

Kemiskinan adalah sesuatu yg nyata terdapat pada kehidupan mereka sehari-hari. Tetapi demikian belum tentu seluruh manusia menyadari jika mereka adalah orang miskin. Kesadaran itu baru dirasakan ketika mereka sudah berinteraksi serta membandingkan kehidupan yang dirasakannya dengan kehidupan orang lain yg memiliki taraf kehidupan social dan ekonomi yang lebih tinggi berdasarkan mereka. 

Mereka kolot bukan lantaran nir mau sekolah, namun lantaran mereka merupakan orang miskin yg tidak punya porto buat sekolah. 

Jadi, mereka miskin karena kolot, mereka terbelakang lantaran miskin, serta mereka miskin lantaran tidak mendapat kesempatan buat ikut memakai asal-sumber pendapat hidup yg sebenarnya tersedia buat mereka.
Tentang-soal.