Iklan Responsive

Alkisah Cinta Sahabat Kepada Rasul


2013-10-31%2B11.30.52.jpg
CINTA
Cinta adalah 
‘Ali ketika dia berbaring tidur menggantikan Rasulullah saw pada kasur Nabi. Padahal beliau tahu bahwa sekelompok orang sudah berkumpul buat membunuh Rasulullah saw, dia juga memahami bahwa beliau mungkin saja mangkat pada Kasur yang sama!

Cinta…
Adalah Bilal 
ketika beliau tidak lagi mengumandangkan adzan selesainya Rasulullah saw wafat. Lalu saat Bilal mengumandangkan adzan lagi atas permintaan ‘umar waktu penaklukan Baitul Maqdis, nir pernah tangisan begitu membahana terlihat sebelumnya waktu Bilal mengucapkan “Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah…”

Cinta…
Adalah Abu Bakar yg berkata, ”saat kami berhijrah, saya heran dengan keluarnya susu yang tercampur air, lalu saya berikan susu tersebut pada Rasulullah, serta saya katakan, “minumlah wahai Rasulullah” Abu Bakar menyampaikan, “maka Rasulullah pun minum sebagai akibatnya hilanglah dahagaku.”


Cinta… 
Adalah Zubair yang mendengar fakta terbunuhnya Rasulullah, lalu dia pun keluar menggunakan menyeret pedangnya di jalan-jalan kota Makkah, padahal usianya baru 15 tahun. Agar pedangnya sebagai pedang pertama yg terhunus dalam sejarah Islam.

Cinta…
Adalah Rabi’ah bin Ka’b waktu Rasulullah saw bertanya kepadanya, “apa yang kamu butuhkan?”. Rabi’ah pun menjawab, “saya meminta agar aku sanggup mendampingimu di syurga.”

Cinta…
Adalah Tsauban waktu Rasulullah saw bertanya kepadanya, “apa yg membuat rona (wajahmu) berubah?”, lalu Tsauban menjawab, “aku tidak sakit dan terluka, hanya saja apabila saya nir melihatmu, saya sebagai sangat merindu kesepian sampai saya bertemu denganmu.”

Cinta…
Adalah waktu Abu Bakar As-Shiddiq mengatakan kepada Rasulullah saw sebelum memasuki gua (Tsur), “Demi Allah, janganlah engkau masuk sampai saya masuk terlebih dahulu. Jika terdapat sesuatu pada dalam gua ini maka akulah yang terkena, bukan kamu.”

Cinta…
Adalah Abu Bakar yg menangisi Rasulullah saw waktu tampak tanda tanda telah dekat kewafatannya, kemudian Rasulullah menenangkannya, “janganlah engkau menangis. Apabila saja aku boleh menjadikan seseorang kekasih berdasarkan golongan manusia, pasti aku mengakibatkan Abu Bakar kekasihku.”
Tentang-soal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel