Tips dan Cara Menghilangkan Phobia dan Teknik penyembuhannya

xvbxvb.jpg
Pengertian Phobia 
Pengertian Phobia berdasarkan para psikopatolog adalah sebagai penolakan yg menggangu, diperantarai rasa takut yang nir proposional dengan bahaya yang dikandung oleh objek atau situasi eksklusif da diakui oleh penderita menjadi sesuatu yg nir fundamental. Dengan istilah lain, fobia merupakan ketakutan terhadap suatu situasi atau obyek yg kentara (menurut luar individu itu sendiri), yang sebenarnya pada saat kejadian tidak membahayakan. 

Phobia merupakan ketakutan yang berlebih-lebihan terhadap benda-benda atau situasi-situasi eksklusif yg seringkali tidak beralasan serta tidak berdasar pada kenyataan. Istilah “phobia” berasal menurut istilah “phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang sifatnya tidak rasional; yang dirasakan serta dialami sang sesorang. Phobia merupakan suatu gangguan yg ditandai oleh ketakutan yang menetap serta nir rasional terhadap suatu obyek atau situasi eksklusif. Walaupun terdapat ratusan macam phobia tetapi dalam dasarnya phobia-phobia tadi adalah bagian berdasarkan 3 jenis phobia, yang berdasarkan buku DSM-IV (Diagnostic and Statistical Manual for Mental Disorder IV) ketiga jenis phobia itu merupakan: 
  • Phobia sederhana atau spesifik (Phobia terhadap suatu obyek/keadaan eksklusif) misalnya pada binatang, loka tertutup, ketinggian, dan lain lain.
  • Phobia sosial (Phobia terhadap pemaparan situasi sosial) seperti takut jadi pusat perhatian, orang misalnya ini senang menghindari loka- tempat ramai.
  • Phobia kompleks (Phobia terhadap loka atau situasi ramai serta terbuka contohnya pada kendaraan generik/mall) orang misalnya ini bisa saja takut keluar tempat tinggal . 

Penyebab Phobia 

Phobia bisa disebabkan sang berbagai macam hal. Pada umumnya phobia disebabkan karena pernah mengalami ketakutan yang hebat atau pengalaman langsung yang disertai perasaan membuat malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar. Peristiwa traumatis di masa mini dipercaya menjadi salah satu kemungkinan penyebab terjadinya phobia. Lalu bagaimana menjelaskan mengenai orang yg takut akan sesuatu walaupun nir pernah mengalami syok pada masa kecilnya? Martin Seligman di pada teorinya yang dikenal dengan istilah biological preparedness mengatakan ketakutan yg menjangkiti tergantung berdasarkan relevansinya oleh stimulus terhadap nenek moyang atau sejarah evolusi manusia, atau dengan kata lain ketakutan tersebut disebabkan sang faktor keturunan. Misalnya, mereka yg takut pada beruang, nenek moyangnya dalam waktu masih hidup di pada gua, pernah diterkam dan hampir dimakan beruang, tapi selamat, sebagai akibatnya dapat membuat kita menjadi keturunannya. Seligman mengatakan bahwa kita sudah disiapkan oleh sejarah evolusi kita buat takut terhadap sesuatu yang dapat mengancam survival kita. 

Pada perkara phobia yg lebih parah, gejala anxiety neurosa menyertai penderita tadi. Si penderita akan terus menerus pada keadaan phobia walaupun tidak terdapat rangsangan yang khusus. Selalu ada saja yg menciptakan phobia- nya ada kembali, misalnya thanatophobia (takut tewas), dll. Perlu kita ketahui bahwa phobia seringkali disebabkan oleh faktor keturunan, lingkungan dan budaya. Perubahan-perubahan yang terjadi diberbagai bidang acapkali tidak seiring menggunakan laju perubahan yang terjadi di warga , seperti dinamika serta mobilisasi sosial yg sangat cepat naiknya, diantaranya imbas pembangunan pada segala bidang serta impak modernisasi, globalisasi, serta kemajuan dalam era warta. Dalam kenyataannya perubahan-perubahan yang terjadi ini masih terlalu sedikit menjamah anak-anak sampai remaja. Seharusnya kualitas perubahan anak-anak melalui proses bertumbuh serta berkembangnya harus diperhatikan semenjak dini khususnya ketika masih dalam periode pembentukan (formative period) tipe kepribadian dasar (basic personality type). Ini buat memperoleh generasi penerus yang berkualitas. 

Berbagai ciri kepribadian/karakterologis perlu mendapat perhatian spesifik bagaimana lingkungan hayati memungkinkan terjadinya proses pertumbuhan yg baik dan bagaimana lingkungan hidup menggunakan sumber rangsangannya memberikan yg terbaik bagi perkembangan anak, khususnya dalam keluarga. Berbagai hal yang berhubungan dengan tugas, kewajiban, peranan orang tua, meliputi tokoh mak dan ayah terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, masih sering kabur, samar- samar. Sampai waktu ini masih belum jelas mengenai karakteristik khusus pola asuh (rearing practice) yg ideal bagi anak. Seperti umur berapa seseorang anak sebaiknya mulai diajarkan membaca, menulis, sinkron menggunakan kematangan secara generik serta nir memaksakan. Tujuan mendidik, menumbuhkan serta memperkembangkan anak merupakan agar ketika dewasa dapat menunjukan adanya citra dan kualitas kepribadian yang matang (mature, wel- integrated) serta produktif baik bagi dirinya, famili maupun semua rakyat. 

Peranan serta tanggung jawab orang tua terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak adalah teramat krusial. Teknik Penyembuhan Ada beberapa teknik Untuk penyembuhan phobia diantaranya merupakan sbb: 
  • Hypnotheraphy: Penderita phobia diberi sugesti-sugesti buat menghilangkan phobia.
  • Flooding: Exposure Treatment yg ekstrim. Si penderita phobia yg ngeri kepada anjing (cynophobia), dimasukkan ke pada ruangan dengan beberapa ekor anjing jinak, sampai dia nir ketakutan lagi.
  • Desentisisasi Sistematis: Dilakukan exposure bersifat ringan. Si penderita phobia yg takut akan anjing disuruh rileks dan membayangkan berada ditempat tersebut.
Terakhir

-- Ubah cara berpikir Anda. Jangan memandangnya menyeramkan -- 
Saya teringat kata-kata Ali Bin Abhi Thalib ra. Setidaknya dia mengatkan, apabila kamu takut pada sesuatu, masuklah dalam apa yang Anda takutkan karena apa yg Anda bayangkan sebenarnya tidaklah demikian seperti yang terbayang dalam pikiran Anda . 
Biasanya sih, jikalau aku takut pada sesuatu, aku jangan lupa istilah-istilah itu, dan melakukan apa yg disampaikan Ali Bin Abhi Thalib, serta ternyata manjur. Misalnya keliru satu anggota keluarga saya takut kecoa', saya mengambilnya serta memegangnya, kemudian menyampaikan apakah ini yang engkau takutkan? Kamu lebih besar berdasarkan ini dan lebih kuat menurut kecoa'. Sekali pukul kecoa meninggal !
Tentang-soal.