Proses Pengolahan Pucung Menjadi Keluwek

Seperti pernah aku tulis pada artikel Mengenal manfaat pohon pucung keluwek bhwa pucung yg masih mentah sangatlah berbahaya jika dikonsumsi, lantaran pucung mengandung asam sianida yang sifatnya sangat beracun. Silahkan baca Mengenal pohon pucung keluwek serta manfaatnya
Pada wilayah tempat aku tinggal, butir pucung sering dianggap pucung, tetapi sesudah melalui proses disimpan dahulu barulah pucung diklaim keluwek. Untuk membuahkan pucung sebagai keluwek, butir pucung umumnya akan dibiarkan berhari-hari oleh pemiliknya. Buah-butir tersebut dibiarkan matang dan jatuh sendiri lalu dikumpulkan pada satu karung.
Proses-Pengolahan-Pucung-Menjadi-Keluwek

Buah sengaja dibiarkan basah sang air hujan hingga dalam saat 10 s/d 14 hari buah kluwek ini akan membusuk.tujuannya supaya kulit atau sabutnya lebih gampang dikupas dan menghilangkan racun asam sianida yg masih ada dalam biji kluwek. Setelah dikupas, akan didapatkan kulit yg keras seperti batok kelapa yg berisi daging berwarna putih. Daging inilah yang digunakan sebagai bumbu masak.
Namun dalam umumnya kluwek yang digunakan untuk memasak adalah kluwek berwarna hitam. Untuk membuatnya hitam, maka kluwek perlu diproses balik agar didapat rona hitam. Di bawah ini terdapat beberapa cara agar output keluwek
  1. Ambil biji kluwek sebesar 20 biji, cuci, panaskan selama 1 jam, keringkan. Ambil wadah tertutup, letakkan abu sekam di dasar wadah, letakkan kluwek, dan tutup balik menggunakan abu sekam sampai semua permukaan tertutup abu. Diamkan selama 15 hari, bersihkan, kluwek siap digunakan.
  2. Biji kluwek dicuci higienis, direbus selama beberapa jam, didinginkan, pada letakkan pada lubang tanah yg ditutup tanah serta daun pisang selama 40 hari. Keluarkan dan bersihkan, akan diperoleh biji kluwek agak coklat siap gunakan.
Keluwek  umumnya digunakan menjadi bumbu dapur kuliner Indonesia yg memberi rona hitam dalam rawon, daging bumbu kluwek, brongkos, dan sup konro. Demikian proses pengo;ahan pucung menjadi keluwek. Semoga berguna.
Silahkan baca jua  :  Kolang-Kaling Dan Proses Penggolahannya