Konsepsi Dasar Politik Pengertian Politik Ilmu Politik dan Konsep Ilmu Politik

Konsepsi Dasar Politik
Secara etimologis politik asal berdasarkan bahasa Yunani yaitu polis, yang berarti nagara kota. Orang yang mendiami polis  disebut polites yg berarti pula warga negara. Politikos berarti kewarganegaraan. Dari istilah ini muncullah politike techne  yang berarti kemahiran politik, ars politica  yang berarti kemahiran tentang masalah kenegaraan, dan politike episteme yg berarti ilmu politik. Berasal dari istilah inilah perkataan politik yg kita pakai waktu ini. Politik memiliki definisi yang banyak, tergantung sudut pandangyang dipakai oleh si produsen definisi.
Politik adalah proses pembentukan serta pembagian kekuasaan dalam rakyat yang diantaranya berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya pada negara. Pengertian ini adalah upaya penggabungan antara banyak sekali definisi yg tidak sama mengenai hakikat politik yang dikenal pada ilmu politik.
Politik adalah seni dan ilmu buat meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.

Miriam Budiardjo (1993) mendefinisikan politik menjadi banyak sekali macam kegiatan yg terjadi disuatu negara, yang menyangkut proses menentukan tujuan danbagaimana cara mencapai tujuan itu. Disini Miriam Budiardjo mengartikan politik menjadi tindakan yg beraneka ragam yg dilakukan olehpenguasa juga masyarakat yg berkaitan dengan proses memutuskan tujuan serta bagaimana cara pencapai tujuan itu.sementara itu Hoogerwerf mendefinisikan politik sebagai perseteruan kekuasaan. Hans J. Morgentahui mendefinisikan politiksebagai usaha mencari kekuasaan (struggle for power) dan David Easton mengartikan politik menjadi semua aktivitas yg menghipnotis kebijakan dan cara kebijakan itu dilaksanakan.

Teori Politik merupakan kajian mengenai konsep penentuan tujuan politik, bagaimana mencapai tujuan tersebut serta segala konsekuensinya. Bahasan dalam Teori Politik diantaranya merupakan filsafat politik, konsep mengenai sistem politik, Negara ,rakyat , kedaulatan, kekuasaan, legitimasi,  forum Negara, perubahan sosial, pembangunan politik, perbandingan plitik, dsb.
Terdapat banyak sekali sistem politik yg dikembangkan sang negara negara pada global diantaranya: anarkisme,autotarian , demokrasi, diktatorisme, fasisme, federalisme, feminisme, fundamentalisme keagamaan, globalisme, imperialisme, kapitalisme, komunisme, liberalisme, libertarinisme, marxisme, meritokrasi, monarki, nasionalisme, rasisme, sosialisme,  theokrasi, totaliterisme, oligarki dsb.
Sebagai ilmu, politik mempunyai lingkup yang meliputi berbagai aspek. Berikut pendapat para ahli tentang ruang lingkup serta pengertian  ilmu politik:
Gambte:
Politik merupakan deretan berdasarkan satu wilayah kehidupan sosial seperti jender, ras, dan kelas sosial, sebagai akibatnya politik diartikan menjadi aspek dari holistik kehidupan sosial, dan nir hanya terpusat dalam lembaga-forum pemerintah.
Lefwich
Politik tidak terlepas berdasarkan kehidupan dan kegiatan publik. Politik menyangkut keseluruhan kegiatan serta kerjasama serta perseteruan di dalam atau antar masyarakat.
Deliar Noer
Politik merupakan segala aktivitas atau perilaku yg herbi kekuasaan dan yang dimaksud buat menghipnotis dengan jalan mengganti atau mempertahankan suatu bentuk susunan warga .

Pengertian Politik, Ilmu Politik serta Konsep Ilmu Politik
Politik berasal menurut bahasa yunani polites berarti masyarakat negara lalu berkembang menjadi Politikos yg berarti kewarganegaraan, dan Politike yang berarti kemahiran politik. Adapun konsep-konsep pada ilmu politik senantiasa berkutat dalam perkara:
  • Kekuasaan - asal kekuasaan - efek - pembuat serta pelaksanan kebijakan
  • Kewenangan - kekuasaan menurut legitimasi
  • Konflik dan konsensus
  • Pengambilan keputusan dan cara mendistribusikan kekuasaan
Tentang-soal.