Iklan Responsive

Definisi dan Penjabaran Tentang Hubungan Manusia dan Kebudayaan

Kebudayaan merupakan sesuatu yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Sebenarnyatanpa disadari, apa yang kita lihat dan kita lakukan sehari-hari, tidak lepas dari yang namanyakebudayaan. Setiap kota, setiap negara pasti memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Dankebudayaan itu sendiri mencakup segenap cara berfikir dan bertingkah laku. Semuanya itutimbul karena adanya interaksi kita dalam kehidupan sehari-hari yang bersifat komunikatif.Kebudayaan mencakup sebuah pengetahuan, yaitu apapun yang kita pelajari atau informasi-informasi yang kita dapatkan dapat diperoleh dari sebuah kubudayaa. Adalagi sebuahkepercayaan, serta kebiasaan manusia sebagai warga masyarakat

Definisi Manusia
Manusia Secara bahasa insan berasal menurut istilah “manu” (Sanskerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir berakal budi atau makhluk yg berakal budi. Secara kata insan dapat diartikan sebuah gagasan atau empiris, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.

Manusia pula diberi kemampuan (nalar, pikiran, serta perasaan) sebagai akibatnya mampu berdiri sendiri serta bertanggung jawab atas dirinya. Disadari atau nir, setiap manusia senantiasa akan berusaha membuatkan kemampuan pribadinya guna memenuhi hakikat individualitasnya (pada memenuhi aneka macam kebutuhan hidupnya). Hal terpenting yg membedakan insan dengan mahluk lainnya adalah bahwa manusia dilengkapi menggunakan nalar pikiran, perasaan dan keyakinan buat mempertinggi kualitas hidupnya. Dan jua manusia merupakan ciptaan Tuhan menggunakan derajat paling tinggi di antara ciptaan-ciptaan yang lain

Definisi Budaya
Kata “kebudayaan” asal menurut (bahasa sanskerta) buddhayah
yang adalah bentuk jamak istilah “buddhi” yg berarti budi atau nalar. Kemudian, kebudayaan diartikan sebagai hal – hal yang bersangkutan dengan budi atau nalar.menurut E. B. Tylor, kebudayaan merupakan kompleks yg meliputi pengetahuan,agama, kesenian, moral, hukum, norma adat serta kemampuan – kemampuan lain dan norma –  kebiasaan yg didapatkan sang manusia menjadi anggota masyarakat.menurut Selo Soemardjan serta Soelaeman Soemardi, kebudayaan adalah seluruh hasilkarya, rasa serta cipta rakyat. Karya rakyat menghasilkan teknologi dan kebudayaankebendaan. Rasa yg mencakup jiwa manusia mewujudkan segala kaidah – kaidah serta nilai –  nilai social. Cipta disusun buat langsung diamalkan dalam kehidupan rakyat.

Hubungan Manusia dan Kebudayaan
Akal budi merupakan kelebihan yg dimiliki oleh manusia. Akal pula adalah kemampuan berdasarkan manusia buat berfikir menjadi kodrat. Budi ialah logika jua atau suatu bagian dari istilah hati insan yang berupa pedoman akal serta perasaan yg sanggup membedakan baik serta tidak baik. Dengan nalar serta budi inilah insan sanggup menciptakan bebagai hal antara lain  :
- Menciptakan
- Kreasi
- Memperlakukan
- Memperbaruhi
- Memperbaiki
- Mengembangkan dan 
- Meningkatkan sesuatu

Sedangkan dicermati dari sudut antropologi, insan dapat pada penjelasan menurut 2 jenis:
-  insan sebagai makhluk biologi
- manusia menjadi makhluk sosio-budaya

Manusia sebagai makhluk biologi , bahwa insan bisa dipelajari dari sisi ilmu biologi serta anatomi. Sedangkan manusia menjadi makhluk sosio-budaya yaitu manusia dipelajari pada sudut pandang antropologi budaya. Antropologi budaya sendiri menilik mengenai semua cara hidup insan, bagaimana insan menggunakan logika budi dan struktur fisiknya buat mengganti lingkungannya menurut pengalaman.  Juga tahu serta menuliskan kebudayaan yg masih ada dalam masyarakat manusia.

Pada akhirnya terdapat suatu konsepsi tentang kebudayaan insan yang menganalisis masalah-masalah hayati sosial-kebudayaan manusia. Konsepsi tersebut ternyata menaruh citra bahwa hanya manusialah yg mampu berkebudayaan. Sedangkan dalam hewan nir mempunyai kemampuan tadi. Mengapa hanya manusia yg mempunyai kebudayaan? Kenapa hanya insan yang berkebudayaan sedangkan fauna tidak berkebudayaan? Padahal ditinjau dari segi jasmaniah nir ada perbedaan yg prinsipal antara fauna dan manusia.

Apabila diteliti menggunakan sunggug-benar-benar perbedaan akan tampak pada hakikat insan, yaitu sesuatu yg nir dimiki oleh hewan manapun namun hanya ada pada manusia. Sesuatu yang membedakan secara mutlak atara keduanya. Ialah jiwa, insan mempunya jiwa sedangnkan hewan tidak memilikinya.

Manusia yang memiliki jiwa, mempunyai jua kebudayaan. Hewan yang nir mempunyai jiwa tidak jua akan memiliki kebudayaan. Kesimpulannya: jiwa yg sesungguhnya memyebabkan adanya kebudayaan. Yang membedakan manusia dan hewan secara abstrak merupakan jiwa yang merupakan asal dan ciptaan kebudayaan

Manusia sangat erat kaitannya dengan kebudayaan. Begitupun sebaliknya. Manusia yang membuat kebudayaan. Dan hampir setiap tingkah laku manusia itu adalah kebudayaan. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal. Maksudnya adalah walaupun keduanya berbeda, tetapi keduanya merupakan suatu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life, yang digunakan individu sebagai pedoman dalam bertingkah laku.

Dari sisi lain, interaksi antara manusia dan kebudayaan ini bisa dilihat setara dengan interaksi antara manusia menggunakan rakyat dinyatakan sebagai dialegtis, maksudnya adalah saling terkait satu menggunakan yang lainnya. Proses dialegtis ini tercipta melalui tiga tahap, yaitu:
  • Eksternalisasi, yaitu proses dimana insan mengekspresikan dirinya menggunakan menciptakan dunianya.
  • Obyektivasi, yaitu proses dimana manusia sebagai empiris obyektif, yaitu suatu fenomena yg terpisah dari manusia serta berhadapan dengan insan.
  • Internalisasi, yaitu proses dimana manusia sergap balik sang manusia. Maksudnya bahwa manusia memeriksa pulang masyarakatnya sendiri supaya dia bisa hidup dengan baik, sebagai akibatnya insan menjadi kenyataan yg dibuat oleh masyarakat.
Manusia dan kebudayaan adalah galat satu ikatan yang tak sanggup dipisahkan pada kehidupan ini. Manusia menjadi makhluk Tuhan yang paling paripurna membangun kebudayaan mereka sendiri serta melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta berdasarkan kegiatan sehari hari serta juga menurut kejadian – insiden yang telah diatur sang Yang Maha Kuasa.

Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yg akan mensugesti taraf pengetahuan serta mencakup sistem inspirasi atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sebagai akibatnya dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat tak berbentuk. Tetapi kebudayaan jua bisa kita rasakan dengan panca alat kita. Lagu, tari, dan bahasa adalah keliru satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.

Manusia serta kebudayaan pada hakekatnya memiliki hubungan yg sangat erat, serta hampir seluruh tindakan menurut seorang insan itu merupakan merupakan kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai:
  • penganut kebudayaan
  • pembawa kebudayaan
  • manipulator kebudayaan, dan
  • pencipta kebudayaan 
Unsur Kebudayaan sebagai berikut :
  • Sistem Religi Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yg ada lantaran kesadaran bahwa terdapat zat yang lebih serta Maha Kuasa.
  • Sistem Organisasi Kemasyarakatan Sistem yg ada lantaran kesadaran insan bahwa meskipun diciptakan menjadi makhluk yang paling sempurna namun permanen mempunyai kelemahan serta kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi serta bersatu.
  • Sistem Pengetahuan Sistem yg terlahir lantaran setiap insan mempunyai akal serta pikiran yang tidak selaras sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang tidak sama jua.
  • Sistem Mata Pencaharian Hidup serta Sistem – Sistem Ekonomi. Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu serta asa yang nir terbatas serta selalu ingin lebih.
  • Sistem Teknologi dan Peralatan. Sistem yang timbul lantaran insan bisa menciptakan barang – barang serta sesuatu yg baru agar bisa memenuhi kebutuhan hidup.
  • Bahasa Sesuatu yg berawal dari hanya sebuah kode, goresan pena sampai berubah menjadi ekspresi buat mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan telah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal misalnya bahasa Inggris.
  • Kesenian Setelah memenuhi kebutuhan fisik insan pula memerlukan sesuatu yg bisa memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yg dapat memuaskan. 
Tentang-soal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel